Sengketa Gedung Baru Tak Kunjung Selesai, Mahasiswa STAIN Meulaboh Segel Kampus

IMG-20190918-WA0064

Meulaboh-Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Teugku Dirundeng Meulaboh melakukan unjukrasa akibat jadwal perkuliahan terus diundur oleh pihak kampus setempat. Mereka juga mensegel kampus sebagai bentuk protes.

Aksi yang dilakukan mahasiswa di halaman kampus STAIN yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (18/9). Mereka menuntut kepada pihak terkait agar segera memberikan tempat perkuliahannya.

Seperti diketahui, jadwal perkuliahan yang seharusnya sudah terlaksana, namun belum dapat beraktifitas sebagaimana mestinya karena gedung baru STAIN di Alue Peuyereng, Kecamatan Meureubo masih diblokir oleh warga lantaran berstatus sengketa.

Ketua Dema STAIN Meulaboh, Mukhtarudin Fakeh kepada wartawan mengatakan, selama ini mahasiswa sudah bersabar menunggu keputusan terkait persoalan itu, namun saat ini belum juga ada kepastian terkait tempat perkuliahan yang seharusnya sudah mereka tempati untuk mengikuti proses belajar.

"Sudah beberapa kali kita menerima pengumuman tentang tempat perkulihan, tapi sampai sekarang belum juga ada. Kita bingung ditempat mana kami harus belajar, jika gedung baru belum dibebaskan warga karena masih sengketa, dan hari ini kami akan mensegel kampus sampai persoalan ini selesai,"tegasnya.

Menurutnya, mengenai masalah gedung baru yang masih dalam sengketa seharus pihak kampus harus mencari solusi bukan berarti menunda-nunda waktu dan memberi janji yang tidak pasti kepada mahasiswa paling tidak pihaknya mencari tempat untuk sementara supaya mahasiswa selalu aktif dalam proses belajar mengajar.

Selain itu, para mahasiswa juga sudah membayarkan uang semester untuk melanjutkan pendidikan. Dua ribu mahasiswa terlantar akibat persoalan tersebut dan perlu dilakukan penindakan dari berbagai pihak, khusus akademisi kampus agar kemauan anak didik itu segera terpenuhi.

Mahasiswa menuntut, jika permintaan tersebut tidak dipenuhi maka terpaksa mereka mensegel kampus sampai keinginannya dipenuhi" kita akan mendirikan tenda dan menginap sampai pihak kampus menanggapi persoalan ini dan menerima permintaan kita,"ucapnya

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Stain, Erizar dihadapan peserta aksi meminta kepada mahasiswa sementara ini bersabar dulu karena terkait persoalan tersebut sedang dalam proses dan diharapkan sabar menunggu bagaimana hasil keputusan dari dewan nantinya.

Untuk menyakinkan para aksi, dirinya juga mengajak mahasiswa agar sama-sama mengikuti proses perundingan permasalahan gedung. "Ketua saat ini tengah mengikuti perundingan bersama dewan, jika pun ada ketua disini tetap juga tidak ada keputusan, makanya perwakilan mahasiswa bisa hadir disana,"pintanya. (Dan)

Penulis:Dan
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...