Siswa TK di Meulaboh Diajarkan Peduli Lingkungan Sejak Dini

IMG-20190918-WA0054

Meulaboh, Acehportal.com - Puluhan siswa dari Taman Kanak (TK) Negeri 2 Meulaboh memungut sampah plastik domestik yang tercemar di pantai Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Rabu (18/9/19).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari bebas sampah sedunia, dan mengajarkan kepada siswa sejak dini bagaimana menjaga lingkungan dengan baik.

Kepala sekolah TK Negeri 2 Meulaboh Nur Asyidah kepada wartawan mengatakan, pembersihan sampah plastik domestik yang tercemar di wilayah pantai Desa Penaga Rayeuk dilakukan dalam rangka memperingati hari bebas sampah sedunia. Tujuan lain untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan kepada siswa sejak dini.

"Hari ini kita mengajak anak-anak untuk melakukan pembersihan sampah plastik di tepi pantai karena sudah pasti banyak sampah yang terbawa arus laut, dan dari dinilah kita memperkenal kepada anak-anak supaya mereka tahu kebersihan dan kemana sampah itu harus dibuang, dan tiap hari Sabtu kami mengajukan kepada anak-anak serta terjun langsung ke lapangan,"kata Asyidah

Lanjut Asyidah, seharusnya pantai ini harus terlihat indah dan bersih karena pantai tersebut merupakan tempat berkreasi bagi pengunjung, jika dibiarkan dalam kondisi kotor maka akan mengurangi para wisatawan untuk berkunjung ke pantai tersebut. "makanya hari ini kami bersama anak-anak melakukan pembersihan supaya pantai ini terlihat bersih dan bebas dari kotoran plastik yang bertaburan di pinggiran pantai,"sebutnya.

Dirinya menambahkan, selama ini murid-murid hanya belajar dalam ruangan sekolah namun pada hari ini mereka mengajak anak-anak untuk belajar diluar dengan situasi nyaman dan bersih, dan mereka ingin melihat jika belajar dalam lingkungan yang penuh sampah menuju reaksi anak itu seperti apa.

"Tujuan kita ajarkan anak-anak di luar sekolah dengan situasi yang penuh sampah supaya fisiknya lebih bekerja dan nantinya kita bisa melihat tindakan apa yang harus mereka lakukan. Inilah tujuan kita bawa anak-anak terjun langsung kelapangan dari pada belajar di dalam kelas.

Selain itu, dirinya berharap kepada wali murid jangan hanya dengan mengantarkan saja, tapi harus diawasi dan mengontrol anak lalu diberi masukan seperti buang sampah pada tempatnya,"harap Asyidah

Penulis:Dan
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...