Seorang Wanita Diciduk Lantaran Mencuri di RSUZA

Polsek Kuta Alam menciduk wanita berinisial WA (34), karena diduga melakukan pencurian sebuah tas dompet milik keluarga pasien yang sedang tertidur di depan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta Alam menciduk wanita berinisial WA (34), WA merupakan warga Desa, Kecamatan Syamtalira Aron, kabupaten Aceh Utara.

WA ditangkap karena diduga melakukan pencurian sebuah tas dompet milik keluarga pasien yang sedang tertidur di depan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh, Senin (9/9/2019) dini hari.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Iptu Miftahuda Dizha Fezuono, SIK mengatakan, WA yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu diduga telah mencuri sebuah tas dompet warna coklat yang berisikan uang tunai sebesar 3.667.000 (tiga juta enam ratus enam puluh tujuh ribu rupiah) dan satu lembar STNK sepeda motor di depan IGD RSUZA Banda Aceh.

Tas berisi uang yang dicuri merupakan milik Magfirah warga Lam Leubok, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, korban pada saat kejadian sedang tertidur sambil merawat orang tuanya yang sedang sakit.

"Dompet korban saat itu diletakkan disamping korban, disaat korban terbangun dari tidur, melihat tas miliknya telah hilang," jelas Kapolsek Kuta Alam.

Setelah mengetahui tas dan barang berharga miliknya hilang, korban langsung membuat laporan terhadap kejadian tersebut ke Polsek Kuta Alam guna proses lebih lanjut.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP.B / 140 /IX/YAN.2.5 /SPKT tanggal 09 September 2019 tentang tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana. Polisi melakukan pengembangan ke penyelidikan dengan memanfaatkan CCTV Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

"dari CCTV, personel berhasil mengidentifikasi wajah pelaku, dan selanjutnya melakukan pencarian terhadap pelaku. Kemudian pelaku ditemukan oleh personel sedang tertidur di depan ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh, jelas Kapolsek.

"Saat kami melakukan penggeledahan terhadap pelaku, ternyata barang milik korban disembunyikan di pakaian dalam yang pelaku gunakan, kami meminta kepada pelaku untuk menyerahkan barang tersebut, karena pada saat kami lakukan penggeledahan, kami terkendala dengan personel Polwan yang tidak diikut sertakan saat itu" ujar Dhiza.

Polisi menjelaskan, bahwa pelaku melakukan aksinya dengan modus berpura-pura sedang menunggu keluarganya yang sedang sakit di RSUZA, dan selanjutnya bergabung tidur dengan keluarga pasien lainnya di depan IGD. Disaat korban sedang tertidur, pelaku melakukan aksi kejahatannya.

"Dikarenakan pada saat ditangkap pelaku sedang bersama dua orang anaknya yang masih kecil dimana satu orang masih balita berumur 10 bulan, dan satu orang lagi berumur 10 tahun. Maka, kami selanjutnya melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk melakukan penitipan kedua anak pelaku dan pelaku kami lakukan penahanan di Polsek Kuta Alam," jelas Kapolsek Iptu Dhiza Fezuono, SIK.

Pelaku dipersangkakan melanggar pasal 362 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun penjara.

Penulis:Rol/redaksi
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...