150 Guru SD/MI di Aceh Barat Ikuti Bimbingan Teknik Pengisian Rapor K-13

Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Barat menggelar bimbingan teknik pengisian rapor k-13 dan penelitian tindakan kelas dan ikuti sebanyak 150 guru tingkat SD/MI Se-Kabupaten Aceh Barat, di Aula Setdakab, Senin (9/9/2019).

Meulaboh, Acehportal.com- Sebanyak 150 guru Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) Se-Kabupaten Aceh Barat mengikuti bimbingan teknik pengisian rapor k-13 dan penelitian tindakan kelas, yang kegiatan tersebut diselenggai oleh Majelis Pendidikan Daerah (MPD) setempat di Aula Setdakab, Senin (9/9/2019).

Bimbingan teknik pengisian rapor k-13 khsusus untuk pengajar setingkat SD/MI, kegiatanya dibuka langsung oleh Asisten II Keistimewaan Aceh, Pembangunan dan Kesra Setdakab Aceh Barat, Marhaban SE. Turut hadir Ketua MAA, Kepala Sektretariat MPD Aceh Barat.

Marhaban SE pada sambutannya menyampaikan pemerintah daerah mendukung atas kegiatan pendidikan yang dilaksanakan oleh MPD Aceh Barat guna sebagai upaya peningkatan mutu dunia pendidikan di Bumi Teuku Umar.

Apalagi, guru adalah suri tauladan bagi anak-anak didiknya, sebagaimana tugasnya mendidik generasi bangsa yang lebih baik ke masa mendatang. “Ilmu dini dimulai dari guru-guru SD dan MI, apalagi profesi guru menunjukkan sikap yang baik dan sikap yang disiplin,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengajak semua guru agar mampu mengelola Informasi Teknologi (IT) secara benar. Sebab tanpa menguasai pengetahuan bidang tersebut, maka sesuatu hal seperti terapan di sekolah tidak akan berjalan dengan baik dan tentu berpengaruh terhadap dunia pendidikan.

Marhaban yang mewakili Bupati Aceh Barat meminta Majelis Pendidikan Daerah agar dapat melanjutkan program lainnya. Seperti pelatihan-pelatihan IT kepada pengajar, sehingga memudahkan mereka dalam hal apapun, salah satunya mengerti dalam pengisian rapor kurikulum k-13 ini.

“Karena semakin berkembangnya jaman, maka semakin berubah caranya. Makanya, kepala sekolah dan guru-guru harus mengerti IT, baik pada penggunaan komputer, infokus dan hal lain yang berkaitan dengan sekolah,”terangnya.

Ketua MPD Aceh Barat, Dr Khairuddin M.Pt kepada wartawan mengatakan program bimbingan teknik pengisian ini sebagai upaya memenuhi standar nasional pendidikan sekaligus mengajarkan guru-guru sekolah dasar berkaitan dengan metodelogi pendidikan tindakan kelas.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi MPD sebagai lembaga penjamin mutu pendidikan, serta melakukan pengawasan sekaligus memberikan pertimbangan, saran dan berbagai hal lain kepada pemerintah untuk mengembangkan mutu pendidikan di daerah.

Bimbingan tersebut nantinya akan berlangsung selama tiga hari kedepan, dengan tujuan mengajarkan tentang pengisian rapor secara benar secara standar nasional. Apalagi, dari pengungkapan pihaknya masih banyak para guru belum mengerti mengisi rapor k-13.

“Setelah diakukan asesmen, ada kami temukan banyak ragam yang masing-masing guru melakukan pengisian rapor k-13 tidak memenuhi standar nasional pendidikan. Dan ini tentu tidak boleh dibiarkan, karena ini berefek malpraktik pendidikan,”tambahnya. (Dan)

Penulis:Dan
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...