DPRA Gelar RDPU Raqan Perubahan Lembaga Wali Nanggroe

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Kedua Atas Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Lembaga Wali Nanggroe. Senin (2/9/2019).

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – DPRA menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Kedua Atas Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Lembaga Wali Nanggroe. Senin (2/9/2019). Pembukaan RDPU tersebut dipimpin langsung Ketua DPRA Muhammad Sulaiman.

Ketua DPRA Muhammad Sulaiman kepada peserta rapat mengatakan, perubahan qanun Lembaga Wali Nanggroe yang kedua ini adalah dalam rangka  mewujudkan Fungsi Wali Nanggroe sesuai dengan semangat Mou Helsinki dan UUPA karena qanun terdahulu belum cukup memberi wadah dan menampung aspirasi masyarakat yang berkembang, baik dalam pelaksanaan adat istiadat maupun kebudayaan Aceh.

Sulaiman menyebutkan Lembaga Wali Nanggroe merupakan amanah dari butir 1.1.7 Mou Helsinki dan dituangkan dalam pasal 96 dan pasal 97 undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh.

“Akibat proses sosial politik dan perkembangan masyarakat kita yang majemuk maka qanun lembaga wali nanggroe terdahulu masih terdapat kekurangan dan kelemahan sehingga memerlukan perubahan untuk kesempurnaannya.” Terangnya.

Lanjut dia, perubahan itu terutama difokuskan kepada prinsip dan tujuan lembaga Wali Nangroe, fungsi dan wewenang kelembagaan Wali Nanggroe, susunan kelembagaan Wali Nanggroe, dan prosedur pemilihan, penetapan dan pengukuhan Wali Nanggroe dan kelembagaan Wali Nanggroe.

Pimpinan DPR Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja Komisi I Dpr Aceh yang diketuai oleh Azhari, S.Ip yang lebih dikenal tgk. Cage. Komisi i Dpr Aceh dalam pembahasan ini juga dibantu oleh beberapa tenaga ahli baik tenaga ahli komisi maupun tenaga ahli yang berasal dari lembaga Wali Nanggroe dan pelaku perdamaian.

Pimpinan DPRA juga menyampaikan terimakasih kepada tim pembahas dari pemerintah Aceh, yang telah dengan instens membahas rancangan qanun ini. Demikian juga  terima kasih kami kepada unsur sekretariat DPR Aceh yang telah memperlancar proses pembahasannya.

Penulis:Rol/redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...