Karena Cemburu Pria Ini Tega Siram Air Keras ke Istrinya

Tim Jatanras Polresta Banda Aceh tangkap pelku penyiraman soda api terhadap istrinya

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Seorang warga asal Binjai Utara, Sumatera Utara yakni AZ ditangkap personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Banda Aceh di kawasan Gampong Lamreng, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (24/8/2019) dinihari kemarin.

Ia ditangkap karena telah melakukan kekerasan terhadap istrinya Julian. Keduanya selama ini tinggal di Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Pelaku menyirami wajah istrinya dengan soda api sehingga korban mengalami luka bakar melepuh di bagian wajah.

Diketahui, selama ini hubungan antara pelaku dan istrinya memang sudah tak harmonis dan kerap beradu mulut. Hal ini terpicu atas kecemburuan pelaku terhadap istrinya yang kesehariannya menjual kentang goreng, namun para pembelinya sebagian besar adalah para pemuda dan lelaki.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, pelaku ditangkap saat melintas menggunakan motornya di kawasan Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar setelah pihak keluarga korban membuat laporan.

"Menerima laporan itu, tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Banda Aceh yang dipimpin Kanit, Ipda Krisna Nanda Aufal langsung melacak pelaku dan menangkapnya, saat ini pelaku masih diproses lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (26/8/2019).

Kanit Jatanras, Ipda Krisna Nanda Aufal yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan, kecemburuan AZ tersebut membuatnya menjatuhkan talak terhadap Julian beberapa waktu lalu. Julian dan kedua anaknya pun pergi meninggalkan rumah dan tinggal di tempat keluarganya yang lain.

"Berselang dua bulan kemudian, pelaku mengajak istrinya rujuk kembali namun korban tidak mau karena dasar suaminya yang kerap cemburu ini dan marah-marah," kata Kanit.

Kejadian penyiraman air keras pun berawal saat korban dan kedua anaknya sedang jalan-jalan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Ternyata, pelaku telah mengetahui dan mengintai keberadaan korban serta sudah menyiapkan air keras tersebut sebelumnya.

Saat itulah pelaku yang merasa sakit hati ini langsung melancarkan aksinya dengan menghampiri korban dan menyirami korban dengan air keras. Korban disiram di bagian wajah dan percikan air keras ini juga mengenai bagian kaki anaknya yang berusia sekitar empat tahun yang saat itu tengah bermain.

"Keduanya mendapat perawatan medis namun cedera yang dialami anaknya sudah agak membaik, pelaku langsung kabur menggunakan motornya dan kemudian kita tangkap di kawasan Darul Imarah," ungkap Krisna.

Selain pelaku, polisi pun menyita barang bukti berupa sebuah botol minum yang digunakan pelaku untuk mengisi air keras itu beserta sebuah motornya. Pelaku hingga kini masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh.

"Pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 2 yaitu jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun," jelasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...