Polresta Banda Aceh Tangkap Penjual Sisik Tringgiling

Polresta Banda Aceh Tangkap Penjual Sisik Tringgiling

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Unit 3 Tipidter Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap tiga orang pelaku yang menjual sisik tringgiling di hotel yang berada di kawasan Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (19/8/2019) malam.

Seperti diketahui bersama, tringgiling merupakan satwa liar yang dilindungi sesuai aturan dan hukum yang berlaku (Undang-undang Konservasi Sumber Daya Alam).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, penangkapan yang dilakukan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya jual-beli sisik tringgiling.

"Berdasarkan informasi itu kita lakukan penyelidikan selama beberapa hari dan akhirnya pelaku sebagai agen atau pengepulnya kita tangkap," ujar Kasat saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (21/8/2019).

Ia menjelaskan, ketiga pelaku berinisial KF, AZ dan FM ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Dari ketiga tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti sisik tringgiling sebanyak 6 kilogram serta seratusan lebih duri landak.

"Barang bukti kita amankan dalam tas tersangka KF saat digeledah. Kemudian diakui sisik tringgiling ini diperoleh dari tersangka AZ, tersangka AZ mengaku dapat dari FM yang kemudian kita tangkap FM di Seulimum, Aceh Besar kemarin," ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, diakui penjualan sisik tringgiling ini baru dilakukan satu kali dengan harga jual per kilogramnya senilai Rp 3 juta. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka lain selaku pemesan dan pemburunya.

"Dari pengakuan tersangka sisik ini diperoleh dari tringgiling di Aceh Besar yang kemudian dibunuh dan dicabuti sisiknya. Mereka selaku agen dan pengepul, yang lain masih diselidiki," jelasnya.

Rencananya, tambah Kasat, sisik tringgiling ini akan dijual di seputaran Aceh. "Untuk diketahui sisik tringgiling merupakan bahan baku  pembuatan sabu, kosmetik hingga celana jins," tambah Taufiq.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...