Ini Pernyataan Sikap DPRA Terkait Kekerasan Fisik yang Dialami Ketua Komisi I Azhari Cage

Konfrensipers pimpinan fraksi di DPRA

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Menyikapi kisruh dalam penanganan demontrasi mahasiswa di DPR Aceh pada tanggal 15 Agustus 2019, yang dilaksanakan oleh Kepolisian Resort Kota Banda Aceh, kami fraksi-fraksi yang ada di DPR Aceh dengan ini menyatakan sikap:

1. Mengecam serta mengutuk tindakan oknum Polisi yang melakukan pemukulan dan atau penganiayaan terhadap Ketua Komisi I DPR Aceh saudara. AZHARI. S.IP, yang sedang melaksanakan tugasnya sebagai anggota dewan Perwakilan Rakyat Aceh sesuai dengan perintah dari Pimpinan DPR Aceh untuk menangani dan menerima aspirasi yang akan disampajkan oleh peserta aksi demontrasi mahasiswa ke DPR Aceh;

2. Menyesalkan statement Kapolresta Banda Aceh yang menyatakan di media massa/media elektronik, bahwa tidak ada terjadinya kekerasan fisik terhadap saudara AZHARI. S.IP., yang berlawanan dengan realitas yang terjadi di depan gedung DPR Aceh;

3. Melihat dari kronologis peristiwa yang terjadi, oknum-oknum polisi pelaku kekerasan telah melampaui prinsip penggunaan kekuatan dalam pengendalian massa yang harus sesuai hukum, memang perlu diambil tindakan lanjutan, prinsip proposionalitas, preventif yang masuk akal;

4. Bahwa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh adalah wakil rakyat yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya diatur dengan undang-undang dan mempunyai hak imunitas dalam menyampaikan pendapatnya. Termasuk dalam ruang lingkup tugas dan tanggung jawab anggota DPR Aceh adalah menerima aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat maupun kelompok masyarakat yang seharusnya dilindungi dan diayomi oleh pihak oknum Polresta Banda Aceh sebagai abdi Negara yang menjaga keamanan dan ketertiban umum;

5. Kami fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh meminta kepada Kepala Kepolisian Daerah Aceh untuk mengambil tindakan hukum tegas lanjutan, sesuai dengan laporan polisi yang telah disampaikan oleh saudara AZHARI. S.IP, dengan bukti lapor LP/ 130/ VIII/YAN 2.5/ 2019/ SPKT tanggal 15 Agustus 2019 ke Direktorat Kriminal Umum Polda Aceh.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan.

Pernyataan sikap tersebut ditanda tangani seluruh Ketua Fraksi di DPRA, diantaranya Ketua Fraksi Partai Aceh Iskandar Usman Alfarlaky, Farksi Golkar M Saleh, Fraksi PAN Sulaiman Ali, Fraksi PPP Fakhrurazi H Cut, kemudian Fraksi Gerindra-PKS Abdurrahman Ahmad, dan surat tersebut ditandatangani Ketua DPRA Muhammad Sulaiman dan dikeluarkan pada Jumat (16/8/2019).

Penulis:rol/redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...