Polisi Bantah Pukul Azhari Cagee Saat Ricuh di DPRA

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Para mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa berkaitan dengan 14 Tahun MoU Helsinky di depan Gedung DPRA, Banda Aceh, Kamis (15/8/2019).

Alhasil, kericuhan pun terjadi bahkan anggota DPRA, Azhari Cagee diduga dipukul oleh oknum polisi. Tak terima dengan perlakuan tersebut, dirinya langsung melapor ke Polda Aceh kemarin.

Menanggapi hal ini, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto membantah bahwa anggotanya yang melakukan pengamanan di lokasi telah memukul Azhari saat terjadi kericuhan tersebut.

"Saya kira tidak dipukul, karena kami kan mengamankan kegiatan unjuk rasa," ujar Kapolresta.

Ia juga menjelaskan, unjuk rasa yang dilakukan para mahasiswa tersebut tak memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). Namun, pihaknya tetap mengizinkan aksi itu dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Unjuk rasa itu tidak ada STTP, petugas persilahkan karena itu kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai syarat pada Pasal 6 UU Nomor 9 Tahun 1998," jelas Trisno.

Dirinya juga mengungkapkan, unjuk rasa yang dilakukan para mahasiswa ini sejak pagi tak bermasalah. Namun pada sore hari, mahasiswa mulai memaksa kehendak untuk mengibarkan bendera bulan bintang sehingga polisi berusaha mencegah aksi itu.

"Terjadilah dorong-mendorong, mungkin beliau disitu mungkin melerai juga dan sebagainya. Namanya dalam keadaan ricuh, mungkin ada yang kena dorong dan sebagainya," katanya.

Kapolresta kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pemukulan melainkan pengamanan terhadap kegiatan unjuk rasa.

"Tidak ada melakukan pemukulan, tidak mungkin lah karena sama-sama kita mengamankan kegiatan unjuk rasa bukan yang lain," katanya lagi.

Terkait laporan yang dibuat Azhari Cage ke Polda Aceh, dirinya mengatakan bahwa hal itu merupakan hak setiap warga negara. Pihaknya juga mengaku siap melakukan penyelidikan bila memang terbukti seperti yang dikatakan.

"Setiap warga punya hak melaporkan, kira siap melakukan penyelidikan jika benar itu dan sebagainya," tambah Kombes Pol Trisno Riyanto.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...