Mantan walikota Sabang Zulkifli Adam Kembali Jalani Pemeriksaan di Kejati

acehportal.comZulkifli Adam memenuhi panggilan penyidik Kejati Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Mantan walikota Sabang Zulkifli Adam memenuhi panggilan penyidik Kejati Aceh, Zulkifli tiba di Kantor Kejati Aceh sekira pukul 10.wib, Kamis (18/7/2019).

Amatan acehportal.com di lokasi, Zulkifli tampak sendiri datang ke Kantor Kejati, dan sebelum masuk ke ruang penyidik, Zulkifli menemui sejumlah wartawan yang sudah menunggu di Kantor Kejati, tidak panjang lebar Zulkifli pamit dan masuk ke dalam ruang penyidik.

Zulkifli Adam sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembebasan lahan komplek perumahan guru di Sabang.

Penyidik akan memeriksa Zulkifli dalam kapasitasnya sebagai tersangka di mana dalam beberapa pemeriksaan sebelumnya dia dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka lainnya yakni MM.

Seperti diketahui, kasus ini memang telah mencuat tahun lalu. Kejaksaan menemukan bahwa kasus pembebasan lahan tersebut bersumber dari anggaran Pemerintah Sabang tahun 2012 dengan pagu Rp 1,6 milliar.

Tanah yang dibebaskan untuk pembangunan komplek rumah guru itu diketahui milik mantan walikota Sabang Zulkifli Adam. Dia diduga melakukan penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan terjadinya kerugian negara, dimana harga tanah yang dibebaskan tidak sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau lebih mahal dari harga pasaran.

Dugaan penggelembungan harga tanah ini menurut penyidik direncanakan pada saat tersangka masih menjabat sebagai anggota DPRK Sabang, pada saat perencanaan, penganggaran dan pembahasan telah dilakukan pada saat itu dan Zulkifli Adam pada saat itu masih menjadi anggota DPRK Sabang, Kemudian pada saat ia menjabat wali kota, tanah itu baru dibebaskan.

Berdasarkan harga pasaran, di wilayah tersebut harga tanah berkisar antara Rp 60 hingga 70 ribu per meter. Namun, pada fakta yang ditemukan penyidik, tanah tersebut dibebaskan dengan harga Rp 170 ribu per meter dengan luas lahan 9.437 meter persegi.

Penulis:Rol
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...