BKIPM Aceh Lepaskan 85 Ekor Lobster Bertelur dan Dibawah Ukuran 

Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Aceh melepasliarkan puluhan ekor lobster di kawasan Pantai Ujong Batee

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pihak Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Aceh melepasliarkan puluhan ekor lobster di kawasan Pantai Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Jumat (12/7/2019) sore kemarin.

Dalam kegiatan ini, petugas karantina juga didampingi oleh petugas dari Balai Benih Ikan Air Payau (BBAP) Ujong Batee

Kepala BKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan melalui Kasi Wasdalin, Silvia Wijaya mengatakan, puluhan lobster yang dilepaskan merupakan lobster yang memiliki ukuran dibawah 200 gram serta dalam keadaan bertelur yang mana seperti diketahui bahwa lobster yang seperti ini dilarang untuk dikonsumsi atau diperjualbelikan.

"Jumlah lobster yang dilepasliarkan sebanyak 85 ekor, terdiri dari 82 ekor dibawah ukuran dan 3 ekor lainnya dalam kondisi bertelur," ujarnya Sabtu (13/7/2019) saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, puluhan lobster tersebut merupakan hasil sitaan dari pengguna jasa yang akan melakukan pengiriman  ke luar wilayah Aceh melalui bandara. Penyitaan dilakukan pada waktu yang berbeda yakni tanggal 4 Juli dan 12 Juli kemarin.

"Tindakan penyitaan kemudian pelepasliran ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56/Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla Spp.), dan Rajungan (Portunus Spp.)," ungkapnya.

Setelah dilepasliarkan, diharapkan lobster ini dapat tumbuh lebih besar nantinya. Setelah memiliki ukuran di atas 200 gram, baru kemudian lobster bisa ditangkap oleh nelayan dari alam sehingga nilai ekonomisnya lebih tinggi.

"Begitu juga dengan lobster yang bertelur setelah dikembalikan ke habitanya dapat menjaga kelestarian dan keberlangsungan lobster sehingga masih bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang," katanya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Ekonomi

Komentar

Loading...