Kejati Jadwalkan Kembali Pemeriksaan Terhadap Mantan Walikota Sabang

korupsi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap mantan WaliKota Sabang Zulkifli Adam.

Zulkifli Adam sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembebasan lahan komplek perumahan guru di Sabang.

Penyidik akan memeriksa Zulkifli dalam kapasitasnya sebagai tersangka di mana dalam beberapa pemeriksaan sebelumnya dia dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka lainnya yakni MM.

Seperti diketahui, kasus ini memang telah mencuat tahun lalu. Kejaksaan menemukan bahwa kasus pembebasan lahan tersebut bersumber dari anggaran Pemerintah Sabang tahun 2012 dengan pagu Rp 1,6 milliar.

Tanah yang dibebaskan untuk pembangunan komplek rumah guru itu diketahui milik mantan walikota Sabang Zulkifli Adam. Dia diduga melakukan penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan terjadinya kerugian negara, dimana harga tanah yang dibebaskan tidak sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau lebih mahal dari harga pasaran.

Dugaan penggelembungan harga tanah ini menurut penyidik direncanakan pada saat tersangka masih menjabat sebagai anggota DPRK Sabang.

Pada saat perencanaan, penganggaran dan pembahasan telah dilakukan pada saat itu dan Zulkifli Adam pada saat itu masih menjadi anggota DPRK Sabang, Kemudian pada saat ia menjabat wali kota, tanah itu baru dibebaskan.
Berdasarkan harga pasaran, di wilayah tersebut harga tanah berkisar antara Rp 60 hingga 70 ribu per meter.

Namun, pada fakta yang ditemukan penyidik, tanah tersebut dibebaskan dengan harga Rp 170 ribu per meter dengan luas lahan 9.437 meter persegi.

Penulis:Rol
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...