Anggota DPRA Ini Minta Plt Gubernur Segera Mengganti Tim TAPA Yang Tantang UU Aceh

Jamaluddin T Muku

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -
Anggota DPRA Fraksi Demokrat Jamaluddin T Muku meminta Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk segera menggantikan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).

Menurut Jamaluddin, dalam tubuh Pemerintah Aceh ada kelompok yang tidak senang dengan lembaga DPR Aceh mereka menginginkan lembaga DPR Aceh dibubarkan saja, mereka ingin mengelola APBA seperti dana BRR dulu, mereka berhasil meyakinkan Gubernur Aceh dengan membentuk lembaga P2K yang sebenarnya itu adalah fungsi Kepala Bidang Evaluasi dan monitoring di Bappeda Aceh ini terjadi sejak awal Pemerintahan Irwandi- Nazar tahun 2008 yang lalu.

Jamaluddin juga menyatakan, pada tahun APBA 2018 Tim TAPA berhasil meyakinkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk mengenyampingkan fungsi Anggaran DPR Aceh, Walaupun pihak DPR Aceh siap membahas APBA 2018 tetapi Tim TAPA tetap ingin meninggalkan fungsi DPR Aceh yang akhirnya APBA 2018 disahkan melalui Peraturan Gubernur (PERGUB).

"Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah harus segera menggantikan oknum yang sengaja memberikan masukan kepada Plt Gubernur khususnya yang melawan UU nomor :44/tahun 1999 tentang Keistimewaan Aceh dan UU nomor :11/2006 tentang Pemerintahan Aceh."pinta Jamaluddin.

Menurutnya, sejak APBA tahun 2008 bantuan dana Pembangunan dan Pembinaan Pendidikan Dayah/Pesantren, TPA, bantuan pembangunan Masjid, Bantuan Menasah, Bantuan Pembangunan sarana/prasarana Pendidikan umum, Bantuan Beasiswa Khusus anak Yatim dan bantuan Beasiswa umum bagi Pelajar/Mahasiswa Aceh, tidak pernah mendapat hambatan apapun dengan alasan apapun,

"kenapa dimasa Pemerintahan Irwandi – Nova tim TAPA mencari alasan untuk mempersulit penyaluran dana bantuan kepada Lembaga Pendidikan yang telah dibentuk oleh Pemerintah Aceh." terang Jamaluddin.

Jamaluddin mengisahkan bahwasannya APBA disahkan secara bersama sama melalui pembahasan bersama pula antara pihak Pemerintah dengan DPRA kemudian disetujui melalui koreksi Mendagri baru disahkan melalui sidang Paripurna DPRA.

Maka semua usulan eksekutif dan usulan Legeslatif yang dihimpun melalui Reses, Kunjungan Kerja Komisi, Pansus DPRA semuanya dilengkapi dengan permohonan Proposal oleh pihak penerima manfaat.

Tetapi, lanjut dia begitu tahap realisasi pihak TAPA berdalih tidak lengkap dokumen sehingga Dinas menurunkan tim PPK, Konsultan tetap pihak TAPA tidak, bahkan keberatan untuk memberikan Rekomendasi agar dana tersebut dipermudah pencairannya melalui SK Gubernur sesuai mekanisme dan paratuan yang berlaku.

APBA 2019 telah di sahkan bersama tepat waktu yaitu Desember 2018 dan dalam perjanjian komitmen Pemerintah Aceh bersama DPR Aceh akan merealisasikan APBA 2019 tepat waktu yaitu sejak Januari 2019 semua kegiatan akan dimulai pelaksanaannya, ternyata sebagian besar kegiatan terutama bantuan hibbah kepada Pembangunan Dayah/Pesantren, Masjid, Menasah, Pembangunan Sarana/Prasarana Pendidikan terhentikan dengan mekanisme yang mempersulit Para Kepala Dinas untuk menyalurkannya.

Maka untuk itu kami, anghota DPRA meminta kepada Plt Gubernur Aceh Bapak Nova Iriansyah yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, agar segera menggantikan tim TAPA yang mempersulit pencairan dana Pembangunan Islam di Aceh, mereka telah menggagalkan Program Pemerintah Aceh, mempermalukan Plt Gubernur yang telah berjanji kepada Pimpinan Dayah, Ulama se Aceh ketika di Undang berbuka puasa bersama di Meuligoe Aceh pada Ramadhan 1440 H yang baru lalu.

"Plt Gubernur Aceh yang juga mantan Anggota DPR RI sebenarnya sangat mengerti dan bijaksana tetapi karena tim TAPA terus menerus memberikan masukan yang menakutkan maka beliau terbawa pengaruh, sebenarnya saya selaku anggota Fraksi Demokrat di DPR Aceh sangat menyayangkan kenapa tim TAPA tidak memberikan masukan yang bermanfaat kepada kemaslahatan Umat agar APBA berjalan normal dan uang akan beredar dalam masyarakat, seharusnya mereka (tim TAPA) memberikan masukan bagaimana membentuk kebersamaan yang penuh kesejukan, membangun kemesraan dengan Pimpinan dan Anggota DPR Aceh agar semua Program Pemerintahan Irwandi – Nova berjalan sesuai dengan Visi Misi Aceh Caroeng dan Aceh Tega." demikian ungkapan kesal Jamaluddin.

Penulis:Rol
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...