Rumoh Aspirasi Aceh Dukung Penuh Pak Cek sebagai Ketua DPRA Periode 2019-2024

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Mencuatnya empat bursa calon Ketua DPR Aceh periode 2019-2024 telah menjadi perbincangan publik belakangan ini seantero Aceh.

Mayoritas rakyat Aceh menginginkan hadirnya tokoh perubahan dalam parlemen Aceh yang berharap seorang tokoh sebagai pemersatu bisa menjaga kebersamaan dan sinkronisasi kerja dengan Eksekutif, sehingga serapan anggaran APBA bisa semaksimal mungkin.

Trending issue ini terkait siapa yang layak akan menduduki kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (Aceh). Keempat nama yang menjadi calon Ketua DPR Aceh dengan latar belakang dari partai Lokal Aceh pun tertera diantaranya Saifudin Yahya alias Pak Cek, Azhar Abdurahman, Iskandar Usman Al Farlaky dan Ismail A Jalil.

Nama-nama tersebut, hadir karena peraup kursi terbanyak di Parlemen tingkat Aceh yakni Partai Aceh. Keempat tokoh partai Aceh tersebut merupakan putra terbaik Aceh yang terpilih pada pemilihan legislatif 17 April 2019.

Rumoh Aspirasi Aceh adalah salah satu lembaga kemasyarakatan telah melakukan survei internal Partai Aceh. Mayoritas kader dan partisan Partai Aceh menginginkan, jabatan Ketua DPR Aceh jatuh pada Saifuddin Yahya, SE (Pak Cek).

Hal ini dikatakan Ketua Umum Rumoh Aspirasi Aceh, Marshuni RA, Minggu (30/6/2019). Dirinya menilai, sosok Saifuddin Yahya atau yang lebih akrab disapa Pak Cek lah yang layak menduduki pimpinan DPR Aceh.

"Kita memiliki alasan yang tepat terkait layaknya Pak Cek menduduki kursi pimpinan DPRA, beliau ini merupakan sosok yang sopan dalam bersikap dan santun dalam berbahasa serta mempunyai toleransi dan sosial tinggi," katanya.

Menurutnya, kebijakan sebagai Ketua DPR Aceh tersebut semuanya ada ditangan Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem selaku Ketua Umum DPA Partai Aceh sekaligus Ketua Umum Komite peralihan Aceh (KPA).

"Harapan kami kepada beliau kebijaksanaan untuk mempertimbangkannya, karena hal ini semata-mata utk kepentingan Aceh kedepan. Ikatan emosional dan sinkronisasi kerja Pak Cek bersama Ketua Umum DPA/KPA, Muzakkir Manaf (Mualem) pun tidak diragukan lagi baik dalam berbagai aktivitas kepartaian dan kegiatan sosial lainnya," ungkapnya.

Pak Cek, kata dia, memiliki loyalitas yang tinggi dalam komando perjuangan yang dinahkodai oleh Mualem. Oleh karenanya, sinkronisasi mereka adalah wujud kekuatan untuk kemaslahatan rakyat Aceh kedepan.

Sementara itu, Sekretaris Rumoh Aspirasi Aceh Agus menambahkan, sudah sepantasnya pimpinan DPRA diduduki oleh Saifudin Yahya yang merupakan perwakilan Dapil I (Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang).

"Kami dari Rumoh Aspirasi Aceh sangat yakin seluruh elemen masyarakat Aceh, unsur KPA dan PA dan seluruh lapisan masyarakat Dapil I DPRA khususnya dan Aceh pada umumnya menginginkan terwujudnya Pak Cek Sebagai Ketua DPRA," katanya.

Dengan hadirnya Pak Cek sebagai Ketua DPR Aceh, pihaknya yakin dan percaya akan ada nuansa baru dalam tubuh Parlemen Aceh. Mereka menilai Pak Cek siap membangun komunikasi politik dengan anggota DPR Aceh, baik dari Parlok maupun dari Parnas, sehingga akan menciptakan suasana sejuk dan kondusif bagi semua anggota Parlemen Aceh.

"Dan Pak Cek dengan sekuat tenaga akan membangun komunikasi politik secara intensif dengan Eksekutif, sehingga akan menciptakan Pemerintah Aceh yang bersahaja, terciptanya sinkronisasi kerja antara Gubernur dan DPR Aceh," jelasnya.

Dengan demikian, sambungnya, semua alokasi dana APBA dan otsus akan terserap secara maksimal, dan tidak akan ada lagi silva tiap tahun anggaran. "Insha Allah," kata Agus.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Politik

Komentar

Loading...