Kopda Anton Permadi Menggongseng Kopi Bersama Ibuk Nursiah

Aceh Selatan, acehportal.com – Babinsa Kodim 0107 Aceh Selatan, Kopda Anton Permadi Komsos dan membantu warga yang sedang menggongseng kopi khas daerah menggamat Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah. Senin (03/06/2019).

Kegiatan komsos ini merupakan salah satu sarana komunikasi sosial yang dilaksanakan satuan kewilayahan Koramil dengan tujuan untuk mengetahui dan melihat secara langsung kegiatan yang ada di rumah warga yang masih mengolah kopi dengan cara tradisional yang berada di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah.

Komsos juga dapat merekatkan hubungan para Babinsa dengan Masyarakat Ini untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga hubungan yang baik dan harmonis antara Babinsa dengan masyarakat sekaligus untuk memantau situasi wilayah.

Dalam kegiatan Komsos Kopda Anton Permadi menyampaikan agar terus mengembangkan komoditi yang asli dari Menggamat yaitu kopi, karena untuk saat ini biji kopi asli dari Menggamat sudah sangat susah didapatkan.

"Susahnya untuk mendapatkan biji kopi khas Menggamat ini dikarenakan pohon-pohon kopi yang sudah tua dan banyak sekali yang mati, selain itu juga sudah banyak warga sudah alih fungsi menjadi lahan sawit" ujar Kopda Anton

Dalam komunikasi sosial yang dilaksanakan Kopda Anton, ada beberapa hal yang disampaikan ibuk Nursiah sebagai pemilik  kopi, yaitu masalah alat penggilingan masih tradisional dan kurang maksimal, serta biji kopi pun yang tidak terlalu banyak lagi.

“Padahal dulu,  merupakan perkebunan kopi yang lumayan berpenghasilan dari kebun kopi namun sekarang sudah jarang terlihat pohon kopi, masyarakat yang sudah alih fungsi menjadi perkebunan sawit, Inilah yang kami alami sekarang ini" ujar ibuk Nursiah

Di kesempatan itu juga, Babinsa Kopda Anton Permadi  memberikan motivasi kepada  ibuk Nursiah untuk meningkatkan kualitas kopi dan mengembangkan usaha yang ada di sekitar adanya tanah yang luas dan kosong untuk dijadikan lahan pertanian/perkebunan, terutama kita melaksanakan penanaman kembali pohon kopi tersebut.

Komentar

Loading...