ASN Kemenag Se-Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

IMG-20190601-WA0022

Banda Aceh, Acehportal.com - Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Provinsi Aceh melaksanakan upacara Peringatan Hari lahir pancasila, Sabtu (1 Juni 2019).

Upacara tersebut diperingati jajaran ASN Kemenag di kantor kementerian agama kabupaten Kota masing masing, madrasah dan ada juga yang bergabung dengan pemerintah daerah setempat. Bahkan bagi ASN yang sedang menjalani Cuti atau tugas di daerah, juga mengikuti upacara di tempat tempat terdekat.

"Berdasarkan laporan di daerah kepada kami, hampir semua Kankemenag melaksanakan upacara di Kabupaten kota masing masing, dan ada juga yang bergabung dengan pemda setempat," ujar Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin SE usai upacara Di Halaman Kanwil Kemenag Aceh, Sabtu (1/6).

"Sesuai arahan Kemenpan RB dan surat edaran Sekjen Kemenag RI, bahwa ASN wajib mengikuti upacara peringatan hari lahir pancasila hari ini, jadi tidak ada istilah tidak hadir, bagi yang ikut di luar tempat tugas agar dibuktikan dengan foto dokumentasi dan surat keterangan,"tambah Saifuddin.

Upacara peringatan hari lahir Pancasila di jajaran Kanwil Kemenag Aceh dilaksanakan di halaman kantor setempat Di Jalan Abu Lam U no 9 Banda Aceh dan diikuti seluruh ASN Kanwil Kemenag Aceh, ASN Kankemenag Kota Banda Aceh dan Balai Diklat Keagamaan Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Dalam sambutan tersebut dsebutkan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang di gali "Pendiri Bangsa," merupakan satu anugerah yang tiada tara bagi bangsa indonesia, walaupun kita sebagai bangsa belum maksimal merealisasikan nilai-nilai pancasila, kita akui bahwa esksitensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun negara masih bertahan hingga saat ini berkat pancasila,"demikian disampaikan Kakanwil.

"Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek anteopologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Kepala BPIP RI yang dibacakan

Dikatakannya, berkat pancasila yang berkelindan dengan nilai nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan "Bhinneka Tunggal Ika."

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi "politik harapan" dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan pencasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruj bangsa indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila, tutup Kakanwil mengakhiri sambutan Kepala BPIP.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib diawali dengan pengibaran bendera merah putih. Di punghujung acara juga ada lagu pancasila dan Mars Kemenag Aceh.

Adapun tema peringatan hari lahir Pancasila tahun 2019 ini yaitu "Kita Indonesia Kita Pancasila".

Tema ini diangkat untuk bisa memperlihatkan kebanggaan sebagai bagian dari Bangsa dan Negara Indonesia dan memiliki Pancasila sebagai ideologi yang dapat mempersatukan bangsa dan negara.[]

Penulis:Dedi/rel
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...