DPRA Tetapkan Dua Raqan Inisiatif

Agenda Penetapan 2(dua) Rancangan Qanun Usul Inisiatif Anggota DPRA Menjadi Rancangan Qanun Inisiatif DPRA

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Drs. H. Sulaiman Abda, M.Si bersama Sulaiman, SE, M.S.M dan T. Irwan Djohan, ST membuka dan memimpin Rapat Paripurna Tahun 2019 dengan agenda Penetapan dua Rancangan Qanun Usul Inisiatif Anggota DPRA Menjadi Rancangan Qanun Inisiatif DPRA.

Acara berlangsung pada Jum’at, 24 Mei 2019 pukul 14.30 WIB di Gedung Utama DPRA ini dihadiri plt. Gubernur Aceh yang diwakilkan Asisten III Setda Aceh, Kamaruddin Andalah, para Anggota DPRA dan seluruh unsur Forkopimda.

Dalam Rapat Paripurna ini Para Pengusul Rancangan Qanun Inisiatif DPRA diberikan kesempatan untuk menjelaskan pokok pikirannya.

Pengusul pertama berasal dari Komisi I DPRA, yaitu Tentang Perubahan Kedua Atas Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 Lembaga Wali Nanggroe. Ketua Komisi I DPRA, Azhari menjelaskan perubahan qanun ini dititik beratkan kepada penguatan Lembaga Wali Nanggroe itu sendiri. Diharapkan perubahan regulasi ini dapat mempermudah kinerja lembaga tersebut.

Pengusul kedua berasal dari Komisi II DPRA, yaitu tentang Rancangan Qanun Aceh Tentang Perlindungan Satwa. Ketua Komisi II DPRA, Nurzahri menjelaskan perubahan qanun ini bertujuan agar hutan Aceh dapat lebih terlindungi serta penguatan regulasi agar konflik satwa liar dengan manusia dapat diminimalisir.

Setelah pembacaan usulan raqan inisiatif DPRA. Pimpinan DPRA mengetuk palu, sebagai tanda bahwa seluruh Anggota DPRA sepakat menetapkan Rancangan Qanun Aceh usul inisiatif Anggota DPR Aceh menjadi Rancangan Qanun Aceh Inisiatif DPR Aceh.

Penulis:Rol/redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...