Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar Tangkap 2 Pengedar dan Satu Pengguna Sabu

IMG-20190520-WA0002

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar menangkap dua orang pengedar dan seorang pengguna sabu di kawasan terpisah yang masih dalam wilayah hukum Aceh Besar. Penangkapan ini dilakukan atas informasi dari masyarakat yang resah tentang adanya aktivitas haram itu.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha melalui Kasat Resnarkoba, AKP Raja Aminuddin Harahap saat ditemui Minggu (19/5/2019) malam mengatakan, pengedar pertama yang ditangkap yakni AR (22), Petani, warga Kecamatan Montasik, Aceh Besar.

Ia ditangkap di sebuah kebun yang merupakan tempat transaksinya selama ini pada Jumat (17/5/2019) malam lalu. "Diamankan satu paket sabu seberat 5,04 gram dan sebuah handphone yang digunakan pelaku untuk menjalani bisnisnya," ujar Kasat.

Raja menjelaskan, saat ditangkap petugas, tersangka AR mengaku mendapatkan barang haram ini dari Si Din yang saat ini masih dalam pengejaran. Ia bersama barang bukti yang ditemukan saat ini masih diamankan di Mapolres Aceh Besar untuk diproses lebih lanjut.

*Pengguna dan Pengedar Sabu

Sementara itu, pada Jumat (10/5/2019) dinihari lalu, tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar juga menangkap seorang pengguna sabu di sebuah warung kopi yang ada di kawasan Gampong Limpok, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.

Tersangka yang ditangkap berinisial AA (22), Mahasiswa, warga setempat. "Dalam penangkapan ini diamankan 8 paket sabu seberat 1,72 gram dan sebuah handphone miliknya," kata mantan Kasat Resnarkoba Polres Pidie ini.

Kepada petugas tersangka AA mengaku barang haram ini dibelinya dari tersangka NS sekitar empat hari lalu. Saat itu, dia membeli sabu seberat 4 gram dan seluruh barang bukti yang ditemukan polisi merupakan bekas sisa pakai pelaku. Untuk diketahui, tersangka NS sendiri telah ditangkap sehari sebelumnya.

"Ia mengaku hanya menggunakan sabu, namun kita curiga yang bersangkutan juga berperan sebagai penjual atau pengedar jika memang ada kesempatan. Karena saat ditangkap kemarin kita pancing dia dengan menyamar sebagai pembeli dan sudah janjian sehingga bisa kita tangkap di depan warung kopi," ungkapnya.

Sebelumnya pada Kamis (9/5/2019) sore, petugas menangkap tersangka NS (28), Wiraswasta, warga Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Penangkapan ini juga berdasarkan informasi masyarakat yang resah tentang adanya peredaran barang haram itu sendiri.

"Dari penangkapan NS diamankan 14 paket sabu seberat 2,84 gram, sebuah timbangan, 2 bong (alat isap sabu) dan 5 handphone. Pelaku ditangkap di rumahnya yang diakui selama ini sebagai tempat transaksi. Saat ditangkap pun dia sedang membungkus paket sabu, selain itu rumahnya ini juga kerap digunakan sebagai tempat pesta sabu," jelasnya.

Saat diinterogasi, ia pun mengakui transaksi terakhir yang dilakukan yakni menjual 4 gram sabu kepada tersangka AA sekitar empat hari lalu. Barang haram ini diperoleh dari Tu Sem yang kini masih dalam pengejaran polisi.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...