Kontak Tembak Selama 45 Menit dengan KKB di Aceh Timur Satu Orang Tewas

Barang bukti milik kelompok KKB di Aceh Timur

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Polisi terlibat kontak tembak dengan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Aceh Timur selama 45 menit. Satu orang anggota KKB meninggal dunia terkena tembakan polisi.

Direskrimum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito menjelaskan, kronologis penangkapan tepatnya pada Rabu 24 April 2019 sekira pukul 20.00 wib, di Dusun Seuneubok Teungoh, Desa Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Berawal dari Informasi masyarakat tentang keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sebuah rumah di Dusun Seuneubok Teungoh, Desa Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, tepatnya di rumah seorang warga An. Jm, 32 tahun petani.

Mendapat informasi tersebut, tim gabungan Polda Aceh dan Polres Aceh Timur melakukan upaya penangkapan terhadap Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

Namun, dalam upaya penangkapan tersebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah petugas, namun pihak kepolisian berusaha menghimbau agar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerahkan diri, karena mereka tidak menghiraukan sehingga terjadi kontak senjata selama 45 menit antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan petugas kepolisian.

"Dalam kontak senjata tersebut menyebabkan Pimpinan KKB mengalami luka tembak di dada sebelah kiri dan meninggal dunia pada saat dibawa ke Rumah Sakit."jelasnya.

Berikut data Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata Api ( KKB ) antara lain ;

1. Nasir Agung, 45 Tahun, Wiraswasta, Kec. Pantee Bidari (kondisi Meninggal Dunia/MD)

2.Mahdi, 34 Tahun, Tani, Dusun Reformasi, Desa Paya Keutapang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.
Sedangkan 1 orang Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) An. Sofyan alias Apuy berhasil melarikan diri.

Sementara Barang Bukti yang di amankan antara lain :
- 3 Pucuk Senjata Api laras panjang (2 Pucuk jenis AK 56 dan 1 Pucuk AK 47)
- 3 Buah Magazine AK
- Amunisi AK lebih kurang 400 Butir
- 5 Buah Selongsong AK
- 3 buah Borgol
- 2 Unit Handphone (1 hp merek Vivo dan 1 hp merek Nokia)
- 3 Buah Tas Pinggang
- 1 Buah Tasbih
- 2 Lembar Surat Aturan Tentra Mujahidin

Ia menambahkan, tersangka Nasir Agung merupakan Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Aceh Timur dan merupakan DPO Polres Lhokseumawe karena melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Lhoksumawe.

Penulis:Rol
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...