Sebuah Kapal Nelayan di Lhoong Meledak

Ilustrasi/Asap tebal mengepul dari kapal-kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019). Hingga pukul 18.30 api masih terlihat membakar belasan kapal nelayan, meski begitu proses pemadaman masih di lakukan di tengah angin yang kencang. Warta Kota/Alex Suban - Alex Suban/Alex Suban

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sebuah kapal nelayan dikabarkan meledak di kawasan perairan Pulau Rusa dan Pulau Preleng, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Senin (1/4/2019). Meledaknya kapal nelayan ini diduga terjadi sekitar pukul 14.30 WIB yang menurut informasi memakan korban.

Diketahui, ada empat orang korban akibat peristiwa ini. Dua orang korban yang meninggal dunia, sementara seorang korban mengalami luka berat dan seorang lainnya mengalami luka ringan.

Dari informasi yang dihimpun, dua korban yang meninggal dunia yakni Defrizal (25) serta Syahrul (45). Sementara korban luka berat yakni Fitriadi (40) dan korban luka ringan yakni Yasmadi (40). Keempat korban merupakan warga Gampong U Tamong, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.

Boat nelayan bermesin tempel ini awalnya sedang mencari ikan di kawasan perairan tersebut. Para awak boat mencari ikan dengan cara menyelam menggunakan alat selam kompresor. Namun, diketahui kompresor yang digunakan meledak, para korban terluka dan boat yang digunakan terbelah dua.

Keempat korban sempat ditolong oleh nelayan setempat lainnya. Dua korban yang meninggal dunia dikabarkan telah dibawa pulang ke pihak keluarga, sementara dua orang lain yang cedera dirawat di Rumah Sakit Harapan Bunda Banda Aceh dan Puskesmas Lhoong.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan. Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha pun belum menjawab saat dikonfirmasi. Namun, Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya membenarkan hal itu dan belum memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dalam penanganan.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...