Anggota DPRA Partai Aceh: Sinergisitas Kunci Utama Membangun Aceh

Tgk. Muharuddin

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Mewujudkan Aceh yang makmur dan sejahtera hanya bisa dilakukan jika semua pihak di Aceh kompak dan ‘bergandengan tangan’ bersama-sama, tanpa membedakan latar belakang.

Hal demikian dikatakan Tgk Muharuddin Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh,

Menurutnya, sinergisitas antara eksekutif dan legislatif, serta seluruh partai politik di Aceh baik lokal maupun nasional adalah kunci utama membangun Aceh.

“Gubernur Aceh dan DPRA harus kompak, Pemerintah Aceh dan DPRA juga harus kompak dengan wakil Aceh di DPR-RI, serta partai politik lokal juga harus kompak dengan partai politik nasional di Aceh. Sinergisitas Inilah kunci utama membangun Aceh untuk mewujudkan Aceh yang lebih makmur dan sejahtera,” kata Tgk. Muharuddin, Minggu malam (24/3/2019).

Saat ini, Mantan Ketua DPR Aceh ini menjelaskan para pemangku kepentingan di Aceh, khususnya eksekutif dan legislatif (Pemerintah Aceh dan DPRA), serta wakil-wakil rakyat Aceh di senayan berjalan sendiri-sendiri. Hal itu, menjadi penghambat dan membuat tidak berjalannya pembangunan Aceh dalam segala sektor sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.

“JIka dalam bekerja untuk rakyat kita masih mengedepankan ego pribadi, maka akan sulit membangun Aceh,” ungkapnya.

Untuk itu, Tgk. Muharuddin berharap siapapun para wakil rakyat yang terpilih nantinya, khususnya para wakil rakyat Aceh di Senayan (DPR-RI), dapat saling bahu-membahu serta bergandengan tangan bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Aceh, khususnya dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat Aceh.

“13 Anggota DPR-RI yang terpilih nantinya harus mengedepankan ke-Acehannya, meski mereka berasal dari partai politik berbeda, mereka harus membangun komunikasi yang baik dengan jajaran Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota di Aceh. Jika berbicara Aceh, maka semua harus kompak dan bersatu. Misalnya jika ada persoalan pendidikan, maka semua harus kompak datang bersama-sama ke kementerian mencari solusi penyelesaian masalah tersebut,” harapnya.

Selain itu, dalam kesempatan itu Tgk. Muharuddin juga berpesan ke masyarakat untuk dapat berpolitik cerdas, dengan tidak terpengaruh isu-isu hoax dan fitnah. Dia juga berharap masyarakat Aceh, khususnya Aceh Utara, untuk tidak terpengaruh dengan selembar kain sarung, lalu menggadaikan hak pilihnya, dimana hal itu nantinya akan merugikan dirinya sendiri serta menghancurkan Aceh ke depannya.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban politik. Untuk itu, tentukan pilihan sesuai hari masing-masing dengan berikthiar kepada Allah SWT, dengan harapan para wakil-wakil rakyat Aceh yang terpilih nantinya adalah sosok yang betul-betul mementingkan dan berjuang untuk Aceh dan kemashalatan masyarakat,” ujar Tgk Muhar.

“Politik adalah alat silaturrahmi, serta untuk meningkatkan ukhuwah. Jika politik bisa kita bina dan tata dengan baik, maka Insya Allah politik dapat menjadi ladang amal kita dan mengantarkan kita ke dalam syurga. Namun jika kita salah dalam berpolitik, maka kita akan menjadi korban politik dan politik akan menghancurkan diri kita sendiri,” tambahnya. [**infoparlemen]

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...