Ketua DPRA Minta Pemerintah Aceh Segera Bantu Aceh Tenggara yang Dilanda Banjir Bandang

Ketua DPR Aceh Tgk Sulaiman SE MSM

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Ketua DPR Aceh Tgk Sulaiman SE MSM meminta Pemerintah Aceh segera membantu masyarakat Aceh Tenggara yang sedang dilanda musibah banjir bandang.

Puluhan rumah dilaporkan hanyut dan ribuan lainnya masih terendam lumpur. Bencana alam banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai Kali Bulan sekira pukul 00.30 WIB. Banjir juga menghanyutkan kayu gelondongan sehingga merusak rumah dan jembatan.

"Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial dan BPBA dihimbau segera melakukan upaya tanggap darurat untuk daerah- daerah yang parah terkena dampak banjir bandang," pinta Sulaiman saat ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Aceh ini mengatakan, Dinas Sosial wajib mengambil peran untuk memenuhi kebutuhan mendesak bagi para pengungsi. Tetapi saat darurat, supply bahan pokok bagi para korban seperti makanan, tempat penampungan, kasur, dan selimut itu harus ada.

Dilaporkan sebelumnya, aktivitas masyarakat di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, lumpuh total setelah luapan banjir menerjang ibukota kabupaten tersebut.

Puluhan rumah dilaporkan hanyut dan ribuan lainnya masih terendam lumpur. Bencana alam banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai Kali Bulan sekira pukul 00.30 WIB. Banjir juga menghanyutkan kayu gelondongan sehingga merusak rumah dan jembatan.

Koresponden Waspadaaceh.com di Kutacane, melaporkan, selain merusak pemukiman warga, banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum, seperti jalan, masjid, puskesmas, jembatan dan lahan pertanian warga.

Ribuan warga dilaporkan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke sejumlah titik lokasi pengungsian, diantaranya masjid dan balai desa yang telah menyiapkan tenda pengungsian.

Dampak yang paling berat terdampak banjir adalah Desa Pulo Kemiri, Desa Pulonas, Desa Pulonas Baru, Desa Mbacang Lade, Desa Kuta Buluh, Desa Trandam, Desa Strak Pisang, Desa Pulo Latong dan Kota Kutacane.

Selanjutnya Desa Prapat Hulu, Desa Prapat Hilir, Desa Prapat Gabungan, Desa Kutarih, Desa Kutacane Lama, Desa Gumpang, Desa Kisam, Desa Kuta Galuh Asli, Desa Bambel, Desa Lawe Kihing, Desa Kelapa Gading, Desa Titi Nasi.

Sejumlah jembatan permanen putus dan amblas, antara lain jembatan Lawe Haru yang terletak di Kecamatan Deleng Pokhkison dan jembatan Marlboro di Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan. Bronjong serta pengaman tebing pinggir sungai juga rusak dan amblas.[**infoparlemen]

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...