Ombudsman: Masih Ada Beberapa Kantor Pertanahan yang Pelayanan Publiknya Kurang Baik

Ombusman RI perwakilan Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pihak Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh menyebutkan, masih ada beberapa Kantor Pertanahan (Kantah) di Kabupaten/Kota yang nilai kepatuhan terhadap standar pelayanan publiknya 'Kuning' atau kurang baik.

Pihaknya pun mengharapkan perhatian penuh dari Kepala Kantor Wilayah BPN Aceh untuk memberikan advokasi, guna pemenuhan standar pelayanan publik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Hal ini dikatakan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husein saat menjadi pemateri dalam kegiatan Rapat Kerja (Raker) ATR/BPN Kanwil Aceh Tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

"Ada beberapa Kantah yang nilainya masih kuning (kurang baik), kami mohon perhatian serius dari Bapak Kakanwil supaya kedepan nilainya menjadi hijau (baik) untuk standar pelayanan publik," sebut Taqwaddin.

Pada paparan yang disampaikan di depan para Kepala Kantor Pertanahan seluruh Kabupaten/Kota se Aceh, Taqwaddin sangat menekankan pada standar pelayanan publik guna menuju ke tahap selanjutnya yaitu WBK/WBBM. Adapun standar yang dimaksud adalah standar prosedur, persyaratan, jangka waktu, dan biaya.

"Semua ini dimaksudkan untuk menghindari adanya pungutan liar (pungli) dan juga untuk kepuasan masyarakat selaku penerima layanan yang akhirnya bermuara pada kepercayaan publik terhadap pemerintah," jelasnya.

Sesuai informasi dari panitia pelaksana Raker BPN Aceh Tahun 2019 Taufik, pada tahun 2019 ada dua Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di Aceh yang siap menuju ke Zona Integritas (ZI) yaitu Aceh Barat dan Kota Lhomseumawe.

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah BPN Aceh Saiful menyebutkan, pihaknya siap untuk melaksanakan saran yang disampaikan oleh Kepala Ombudsman Aceh supaya kinerja BPN ke depan akan lebih baik.

"Kita siap untuk melaksanakan saran yang disampaikan oleh Kepala Ombudsman Aceh supaya kinerja BPN ke depan akan lebih baik," tutupnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...