BKSDA Aceh Halau Satu Orangutan ke Suaka Margasatwa Rawa Singkil yang Masuk Kebun Sawit

BKSDA Aceh Halau Satu Orangutan ke Suaka Margasatwa Rawa Singkil yang Masuk Kebun Sawit

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim BKSDA Aceh Seksi Konservasi Wilayah 2 Subulussalam Resor 18 Singkil yang dipimpin oleh Muhammad Jafar bersama tim YOSL-OIC yang merupakan Mitra Kerja BKSDA Aceh menghalau kembali satu orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang masuk ke kawasan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Gampong Pae Bumbung, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil ke kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, upaya penghalauan Orangutan Sumatera (Pongo abelii) tersebut dimulai sejak tanggal 11 Februari kemarin dengan menggunakan petasan untuk menimbulkan suara kegaduhan sehingga prangutan tersebut merasa terganggu dan dapat digiring ke Suaka Margasatwa Rawa Singkil.

"Akan tetapi, upaya ini tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Besoknya upaya penghalauan dilakukan dengan pembiusan terhadap orangutan untuk selanjutnya orangutan itu dipindahkan atau translokasi ke Kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil wilayah Lae Trap," ujarnya Rabu (13/2/2019) malam.

Upaya Penyelamatan Orangutan Sumatera yang terisolir ini pun akhirnya berhasil dilakukan. Pihaknya pun sangat mengapresiasi upaya masyarakat yang melaporkan kejadian masuknya orangutan ke kawasan kebun sawit ini ke petugas BKSDA di Aceh Singkil agar dapat ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak yang negatif baik bagi orangutan Sumatera itu sendiri maupun masyarakat pemilik kebun kebun kelapa sawit.

Seperti diketahui, Orangutan Sumatera (Pongo abelii) merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi dari Kelompok Mamalia Famili Hominidae berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018
Tentang Perubahan Kedua Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi jo Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.92/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi.

Dalam katergori IUCN, Orangutan Sumatera (Pongo pigmeus abelii) berstatus kritis (critically endangered) dengan penyebarannya meliputi Pulau Sumatera dengan Distribusi populasi terbesar mulai dari Aceh meliputi Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Subuluusalam.

"Jumlah Orangutan Sumatera sendiri di alam untuk saat ini diperkirakan berjumlah lebih kurang 13.846 individu dengan luasan habitat lebih kurang 16.775 km2," kata Sapto.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...