Masjid An-nur Bukti Pemerintah Aceh Hadir di Lombok

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meletakkan batu pertama pembangunan kembali Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB, Sabtu 27 Oktober 2018. Masjid yang menerapkan struktur bangunan bambu dengan prinsip resiprokal berukuran 15x15 meter ini dibangun dengan donasi masyarakat dan Pemerintah Aceh yang digalang melalui aksi kemanusiaan Aceh Peduli Lombok.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Para penyintas di daerah bencana bukan hanya kehilangan barang, properti, dan sanak saudaranya saja. Bencana juga memojokkan mereka ke situasi serba tidak menentu yang bisa menggerogoti daya hidupnya.

Itu sebabnya pemerintah wajib hadir sesegera mungkin pascabencana di tengah para penyintas. Itu tidak semata-mata untuk melakukan sejumlah tindakan pertolongan, penyelamatan, pengobatan, dan kelak dilanjutkan dengan tindakan rehabilitasi dan pembangunan kembali.

Provinsi Aceh, paham betul bagaimana menyikapi bencana. Apalagi daerah diujung pulau Sumatera ini, pernah merasakan bencana besar gempa dan tsunami dahsyat, hingga meluluhlantakkan Aceh.

Itu terlihat ketika Pemerintah Aceh merespon cepat terkait gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) lalu, dengan kekuatan 7 SR. Plt Gubernur Aceh saat itu langsung mengeluarkan seruan untuk masyarakat Aceh menggalang dana.

“Saya pikir secara universal kita hidup di bumi yang sama. Ketika kita musibah, kita dibantu orang, maka kita juga harus melakukan hal yang sama, gerakan solidaritas, membantu saudara kita,” kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Bantuan tahap pertama dari Pemerintah Aceh kepada gempa Lombok terkumpul senilai Rp 1,2 Miliar. Kemudian Pemerintah Aceh berinisiatif membangun masjid di Desa Gondang, Kabupaten Lombok Utara yang roboh akibat gempa.

Pembangunan Masjid yang kemudian diberi nama Annur itu, sebagai bantuan pertama dari Pemerintah Aceh untuk menunjukan sikap peduli ke masyarakat Lombok, NTB. Peletakan batu pertama masjid ini pun langsung dihadiri oleh Nova Iriansyah, menandakan pembangunan dimulai.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meletakkan batu pertama pembangunan kembali Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB, Sabtu 27 Oktober 2018. Masjid yang menerapkan struktur bangunan bambu dengan prinsip resiprokal berukuran 15x15 meter ini dibangun dengan donasi masyarakat dan Pemerintah Aceh yang digalang melalui aksi kemanusiaan Aceh Peduli Lombok.

“Masjid Annur dibangun kembali oleh pemerintah dan masyarakat Aceh ini telah dirancang anti gempa,” kata Nova Iriansyah dalam keterangannya.

Ia mengatakan, bangunan ibadah bagi umat muslim dibangun di atas tanah seluas 400 meter yang berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 14 x 14 meter dan berkonstruksi bangunan dari beton.

Tetapi di bagian atas bangunan masjid tersebut, lanjutnya, terbuat dari anyaman bambu agar menjadi alternatif pilihan, mengingat provinsi ini sering terjadi gempa. “Kita padukan desain etnik masyarakat setempat dan dilengkapi ornamen Aceh yang dirancang khusus,” ujarnya.

"Masjid ini merupakan amanah masyarakat Aceh yang dirancang aman gempa, dan ramah terhadap lingkungan. Bangunannya menerapkan struktur bangunan bambu dengan prinsip resiprokal, yakni elemen-elemen yang saling menopang antara satu dengan lainnya," ucap Nova usai meletakkan batu pertama.

Pembangunan masjid ini karena keprihatinan Pemerintah Aceh yang melihat Jemaah masjid yang terpaksa shalat Jumat di pengungsian pasca gempa tektonik merusak sarana infrastruktur, termasuk robohnya masjid Annur. Sehingga, masjid itu tidak bisa lagi digunakan untuk shalat.

Dimana sebelumnya, gempa di NTB salah satu gempa besar di Tahun 2018 yang merenggut ratusan orang meninggal dunia. Dan ribuan rumah rusak parah.

Jumlah korban jiwa meninggal dunia sebanyak 564 orang dengan rincian, yaitu Kabupaten Lombok Utara sebanyak 467 orang, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 44 orang, dan Kabupaten Lombok Timur sebanyak 31 orang.

Seruan Plt Gubernur Aceh ini juga berefek di tengah-tengah masyarakat Aceh. Dengan sigap, masyarakat Aceh dari lintas komunitas, instansi hingga organisasi yang ada di Aceh, ikut serta menggalang dana untuk para korban gempa NTB.

Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Aceh yang telah membantu pembangunan kembali Masjid An-Nur di wilayah tersebut.

Rumah ibadah bagi umat muslim ini berjarak sekitar 45 kilometer disebelah Utara dari Kota Mataram. Ini merupakan salah satu dari sekitar 300 lebih masjid di Lombok Utara yang hancur karena gempa berkekuatan 7,0 skala Richter menjelang pelaksaan shalat Isya.

"Saya minta pesetujuan masyarakat, dan tokoh-tokoh ulama di sini. Untuk tambahkan nama masjid ini, menjadi Masjid An-Nur Aceh," kata Bupati Lombok Najmul Ahyar.

Atas dasar itu, aksi kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut seruan Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah agar semua elemen masyarakat, termasuk lembaga pemerintahan, dunia usaha, organisasi, dan berbagai kalangan lain membantu korban gempa Lombok. (adv)

Penulis:redaksi
Rubrik:News

Komentar

Loading...