Polres Aceh Barat Tangkap Perampok Emas Pelakunya Didor

Polres Aceh Barat Tangkap Perampok Emas

ACEH BARAT, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Aceh Barat menangkap seorang perampok emas yang beraksi di jalan raya. Pelaku pun terpaksa dilumpuhkan petugas menggunakan timah panas karena berusaha kabur setelah sempat melawan saat mencari barang bukti hasil rampasannya.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Boby Aria Prakasa mengatakan, penangkapan ini dilakukan atas laporan yang dibuat korbannya berinisial CM, warga Aceh Barat yang mengalami kerugian sekitar Rp 84 juta karena emas sebanyak 143,33 gram miliknya dirampas, Sabtu (5/1/2019) lalu.

"Kejadiannya di kawasan Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat saat korban mengendarai motor dari arah Lapang menuju Gampa," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (21/1/2019).

Setiba di lokasi, tepatnya di samping salah satu toko swalayan, korban dihampiri oleh pelaku yang juga mengendarai motor dan langsung merampas tas milik CM. Korban pun terjatuh dari motornya, sementara pelaku langsung melarikan diri bersama tas korban usai beraksi.

"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya kita tangkap pelaku berinisial AR (29), warga Gampong Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Ditangkap Kamis (16/1/2019) sore kemarin di rumahnya Nagan Raya," ungkap Kapolres.

Petugas dibawah pimpinan Kasat Reskrim, Iptu M Isral kemudian membawa pelaku untuk menunjukkan lokasi penyembunyian emas rampasan itu di area kebun sawit yang ada di Gampong Lueng Mane, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

"Namun setiba di lokasi, tersangka melawan petugas dan kabur sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur berupa penembakan untuk melumpuhkan. Tersangka kemudian dibawa ke RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk mendapatkan perawatan yang dikawal personel," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim, Iptu M Isral mengatakan, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan penembakan di bagian kaki setelah melawan dan kabur dari petugas. Sebelumnya, pihaknya sempat memberikan tembakan peringatan ke udara namun tak diindahkan.

"Setelah sempat melawan petugas dan kabur, kita berikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali namun tak diindahkan pelaku, sehingga kita lumpuhkan pelaku di bagian kaki," jelas Kasat Reskrim yang dikonfirmasi terpisah melalui telepon seluler.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 29 juta. Uang puluhan juta ini merupakan hasil penjualan sebagian emas yang dirampas AR saat itu.

Selain uang tunai, polisi juga menyita satu unit motor Honda Beat beserta sebuah helm yang digunakan AR saat beraksi, sebuah handphone Samsung, 3 gelang, 2 kalung, 2 cincin, 2 pasang anting emas beserta dompet kecil yang dirampas pelaku dari korban.

"Tersangka saat ini masih diamankan di Mapolres Aceh Barat untuk diproses lebih lanjut. Ia melanggar Pasal 365 ayat (1) Jo 362 KUHPidana tentang Pencurian Kekerasan (Curas) dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara," tambah Isral.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...