Selama 2018, Bea Cukai Aceh Lakukan 372 Penindakan Berbagai Pelanggaran

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil DJBC) Aceh, Ronny Rospiandi kepada wartawan dalam kegiatan Coffee Morning yang dilakukan di Banda Aceh, Selasa (15/1/2019).

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Berbagai langkah inovatif telah dilakukan oleh Bea Cukai untuk menjadi institusi terdepan dalam memberantas perdagangan ilegal, menciptakan praktik layanan yang bebas pungutan liar dan korupsi serta meningkatkan kepuasan pengguna jasa.

Dalam mendukung program inovatif dan strategis itu, Bea Cukai Aceh konsisten melakukan pengawasan terhadap berbagai pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

Hal ini dikatakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil DJBC) Aceh, Ronny Rospiandi kepada wartawan dalam kegiatan Coffee Morning yang dilakukan di Banda Aceh, Selasa (15/1/2019).

"Bea Cukai Aceh telah melakukan penindakan sebanyak 372 kali penindakan, termasuk di dalamnya penindakan terhadap 16.820 batang rokok ilegal, 180 bungkus rokok ilegal, 88 kilogram metamphetamine, 30 ribu butir ekstasi dan 20 butir happy five," jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Bea Cukai Aceh juga menghibahkan sebagian barang tangkapan untuk kepentingan masyarakat yakni sebanyak 4 kali hibah dengan total seberat 80 ton bawang merah yang kemudian dihibahkan kepada Pemerintah Aceh.

Seperti diketahui, Aceh merupakan salah satu kawasan terindah yang ada di Pulau Sumatera yang memiliki potensi sangat strategis. Tak hanya potensi pariwisata, tetapi juga potensi industri.

Sejarah pun membuktikan, Aceh merupakan salah satu sentra industri kopi yang ada di Indonesia. Melimpahnya kekayaan alam bumi Serambi Mekkah adalah modal utama dalam pembangunan daerah.

Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh membawahi lima kantor pelayanan yakni:

1. KPPBC TMP C Sabang memiliki wilayah kerja yang meliputi Pulau Weh, Pulau Seulako, Pulau Klah, Pulau Rubiah dan pulau lain sekitarnya.

2. KPPBC TMP C Banda Aceh memiliki wilayah kerja yang meliputi kota Banda Aceh, Aceh Besar (kecuali Pulau Breuh, Pulau Nasi, Pulau Teunom dan pulau kecil lainnya), Pidie serta Pidie jaya.

3. KPPBC TMP C Meulaboh dengan wilayah kerja meliputi Aceh Barat, Abdya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Nagan Raya, Simeulue dan Subulussalam.

4. KPPBC TMP C Lhokseumawe dengan wilayah kerja meliputi kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireun dan Bener Meriah.

5. KPPBC TMP C Kuala Langsa dengan wilayah kerja meliputi kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara yang dihadirkan pemerintah untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...