BNN Juga Tangkap Istri Tersangka

Sabu 70 Kg Dipesan Dari Tahanan Tanjung Gusta Medan

Tim gabungan BNN dan Bea Cukai bersama TNI AL merilis hasil tangkapan 73 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi di kawasan perairan Aceh Utara. Tangkapan besar ini pun dirilis di Dermaga Bea Cukai Belawan, Sumatera Utara

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim gabungan BNN dan Bea Cukai bersama TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan 73 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi di kawasan perairan Aceh Utara. Tangkapan besar ini pun dirilis di Dermaga Bea Cukai Belawan, Sumatera Utara, Selasa (15/1/2019).

Konferensi pers ini dipimpin langsung Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari yang didampingi Kepala BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol Marsauli Siregar serta Direktur P2 Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra serta pihak Bea Cukai, TNI AL dan Polres.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser mengatakan, berdasarkan penyampaian Irjen Pol Arman Depari, penangkapan dilakukan pada Kamis (10/1/2019) di kawasan perairan Jambo Aye, Kecamatan Panton Labu, Aceh Utara.

"Diamankan tiga tersangka yang diduga sebagai kurir yang berinisial SB (29), MZ (28) serta MZ (22)," ujar Faisal.

"Mereka membawa sabu sebanyak 70 bungkus dengan berat lebih kurang 73,94 gram dan 10 ribu butir ekstasi menggunakan boat bernama KM Karibia milik tersangka JAL yang kini masih DPO," katanya lagi.

Setelah melakukan pengembangan, tim gabungan akhirnya menangkap tersangka lainnya Senin (14/1/2019). Mereka yang ditangkap yakni M (30) yang merupakan istri dari tersangka MZ yang sebelumnya ditangkap.

"Selain itu diamankan seorang laki-laki berinisial R (55) dari Lapas Tanjung Gusta Medan, Sumut yang berperan sebagai pengendali dan pemesanan barang haram ini dari Malaysia," jelasnya.

Dalam pengungkapan ini, selain menyita puluhan kilogram dan ribuan butir ekstasi beserta boat, petugas mengamankan barang bukti lainnya yakni 3 buah handphone, sebuah handphone satelit, sebuah kompas dan sebuah GPS.

"Para tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1, Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. Mereka akan dibawa ke Jakarta," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...