Anak dan Istri Korban Jadi Tersangka Pembunuhan di Aceh Tengah

Tersngka pembunuhan di Aceh Tengah

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Aceh tengah menangkap terduga pelaku pembunuhan yang terjadi di kawasan kebun jurung, Gampong Dedamar, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, Senin (7/1/2019) sore kemarin. Penangkapan dilakukan atas pengakuan salah satu terduga pelaku kepada polisi.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Dirreskrimum, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, korban pembunuhan itu diketahui bernama Ridwansyah (50), Petani, warga Gampong Kuala Satu, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah.

"Sementara terduga pelaku adalah istri dan anak korban sendiri yakni YH (26), Petani dan AM (45), IRT. Ada dua terduga lainnya yang masih dalam pencarian yakni SL (25) dan HB (17) yang merupakan warga Tanah Karo, Sumatera Utara," ujarnya Selasa (8/1/2019) saat dikonfirmasi.

Dijelaskannya, kasus ini terungkap setelah seorang perempuan yang mengaku sebagai saksi kunci dugaan pembunuhan yang dilakukannya selaku istri korban bersama dengan anaknya pada bulan September 2018 lalu.

"Yang bersangkutan yakni AM datang ke Polres Aceh Tengah dan mengaku telah melakukan pembunuhan bersama dengan anaknya terhadap suaminya," kata Kombes Pol Agus Sarjito.

Atas pengakuan itu, polisi pun segera melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud. Alhasil, petugas menemukan mayat yang dibunuh yang sudah dibuang ke jurang. Lokasinya pun berada di kawasan Gampong Bur Lintang, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah yang mana mayat itu sudah menjadi kerangka.

"Tim Sat Reskrim yang dipimpin Kasat, Iptu Agus Riwayanto Diputra langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan atas kasus ini. Terduga pelaku YH akhirnya ditangkap dan mengaku bahwa telah melakukan pembunuhan itu bersama ibu dan dua orang saudaranya yang lain," jelasnya.

Kedua saudaranya itu, hingga kini masih dalam pencarian polisi. Kedua pelaku yang ditangkap mengaku bahwa pembunuhan dilakukan atas dasar sakit hati karena ibunya yang kerap dipukul dan mengalami tindak kekerasan lainnya yang dilakukan oleh korban.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa kerangka atau tulang belulang korban serta KK milik pelaku dan korban," tambah Direktur.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...