8 Ton Bantuan Dari Pemerintah Aceh Tiba di Aceh Tenggara

IMG-20190104-WA0030

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) kembali menyerahkan bantuan pangan dan sandang seberat delapan ton untuk masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh Tenggara, pada Jumat (4/1).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Staf Khusus Gubernur, Adnan Jacob dan Kabid Darurat BPBA, M Syahril kepada Sekda Aceh Tenggara, M Ridwan di Kantor Bupati Aceh Tenggara.

"Bantuan ini adalah tahap ketiga, pertama pada 30 Nopember 2018 lalu juga menyalurkan bantuan seberat 8 ton dan kedua pada 12 Desember 2018 lalu juga seberat 8 ton dengan nilai ketiganya lebih kurang Rp. 600 juta” ujar M Syahril.

Sebelumnya, Dinas Sosial Aceh juga telah memberikan bantuan sandang dan pangan satu truk dan ini merupakan truk keempat yang dikirimkan ke Aceh Tenggara. Sebelumnya juga sudah disalurkan tiga truk ke Aceh Tenggara

Kepala Pelaksana BPBA, Ahmad Dadek meminta BPBD dan Dinsos Aceh Tenggara agar segera menyalurkan kebutuhan pokok tersebut kepada korban banjir. Tim BPBA yang tiba pagi tadi disambut dan diterima Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim bersama Kapolres.

"Bantuan itu berupa beras (15 kg) 300 sak, mie instan 300 dus, minyak goreng 250 liter, telur ayam 6 ribu butir, ikan kaleng 240 kaleng, air mineral gelas 300 dus, gula pasir 200 kilogram, kain sarung 300 lembar dan selimut 150 lembar, perlengkapan sekolah, alat rekreasional dan lainnya," ujar Kepala BPBA.

Ada sembilan kecamatan yakni Kecamatan Badar dua desa, Lawe Bulan tujuh desa, Babussalam delapan desa, Bambel tujuh desa, Lawe Sumur tiga desa, Tanoh Alas satu desa, Babul Rahmah empat desa, Lawe Sigala dua desa dan Seumadam satu desa. Masyarakat terdampak berjmlah 4.518 KK/18.302 jiwa dan yang mengungsi sebanyak 93 KK/222 jiwa.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tenggara yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2018 itu telah menyebabkan rusaknya rumah penduduk, jembatan, jalan dan sarana prasarana umum lainnya.

Staf khusus Gubernur Aceh, Adnan Jacob berharap, bantuan ini dapat disalurkan langsung kepada yang berhak dan dapat mengurangi penderitaan yang dialami masyarakat terdampak bencana.

"Diharapkan juga agar Pemkab Aceh Tenggara dapat secara berkesinambungan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar menjaga lingkungan sekitar untuk mencegah adanya banjir atau longsor kedepan dan dapat diminimalisir," katanya.

"Kita imbau agar setiap desa membentuk kader sadar bencana untuk mewujudkan desa tangguh bencana dan mandiri dalam penanggulangan bencana," ungkap Adnan Jacob.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...