Gembong Narkoba Asal Bireuen Diboyong ke Jakarta

PersonIl TNI Kodam IM dari satuan Reider bantu amankan kerusuhan Lapas Kelas II Banda Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Hingga kini, aparat kepolisian masih mencari dan mengejar puluhan napi Lapas Klas II A Banda Aceh yang kabur beberapa waktu lalu. Dari 113 orang napi yang kabur, diketahui ada 35 orang napi yang sudah ditangkap kembali.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Dirresnarkoba, Kombes Pol M Anwar mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, khususnya memeriksa puluhan napi yang sudah ditangkap kembali hang terjerat kasus narkoba.

"Namun soal kabar yang mengatakan bahwa kaburnya para warga binaan itu berkaitan dengan upaya meloloskan gembong narkoba masih perlu didalami," ujarnya.

Gembong narkoba asal Bireuen yakni Murtala adalah napi yang divonis PN Bireuen dengan hukuman 19 tahun penjara dan didenda Rp 5 miliar pada 28 juli 2017 lalu.

Usai vonis, ia melakukan banding ke pengadilan tinggi dan divonis 3 tahun penjara.

Kasus Murtala pun kembali naik Mahkamah Agung dan divonis 8 tahun penjara yang mana hakim mengatakan bahwa ia melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari kejahatan narkoba.

Sebelumnya, Murtala menjalani hukuman di Rutan Bireuen dan ia dipindahkan ke Lapas Klas II A Banda Aceh yang berada di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada 7 Juli lalu.

Dugaan meloloskan gembong narkoba itu pun dibantah Kakanwil Kemenkumham Aceh, Agus Toyib beberapa waktu lalu saat mengunjungi lapas yang bobol.

"Saat kejadian Murtala tidak ikut lari, dia sudah dibawa ke BNN ke Jakarta kemarin," katanya.

Dikatakan, Murtala dibawa ke Jakarta untuk kepentingan pengembangan kasus narkoba. Agus Toyib juga meminta agar kaburnya para napi itu tidak dibumbui dengan kabar yang belum terbukti kebenarannya.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser pun membenarkan informasi yang mengatakan bahwa Murtala diboyong BNN ke Jakarta.

"Sudah dibawa ke Jakarta saat bobolnya lapas, paginya langsung dibawa BNN Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Sebelumnya, pihak BNN sudah mengajukan surat kepada Kanwil Kemenkumham Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap Murtala. "Dia tidak kabur saat kejadian, langsung diamankan," tambah jenderal bintang satu itu.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...