Ini Penjelasan tentang Latihan Fungsi Taifib Korps Marinir di Sabang

Ini Penjelasan tentang Latihan Fungsi Taifib Korps Marinir di Sabang

SABANG, ACEHPORTAL.COM - Latihan fungsi batalyon Intai Amfibi (Taifib) tahun ini sebagai salah satu strategi dalam penanggulangan untuk menghadapi kemungkinan kontijensi aksi terorisme oleh kelompok teroris yang ingin mengganggu stabilitas keamanan wilayah NKRI.

Selain itu, latihan ini juga dilakukan untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapsiagaan dan kekuatan pasukan khusus Taifib Korps Marinir untuk menyelenggarakan operasi.

Hal ini dikatakan Komandan Korps Marinir (Dankorma), Mayjen TNI Mar Bambang Suswantono melalui Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Korps Marinir, Letkol Mar Ali Sumbogo, Kamis (29/11/2018) sore.

"Latfungsi Taifib tahun 2018 ini dilaksanakan di Sabang yang paling mungkin terjadi aksi terorisme, sehingga diharapkan dapat menangkal atau mengurungkan niat atau mencegah aksi terorisme yang akan terjadi," ujarnya.

Dijelaskannya, pasukan Taifib Korps Marinir dalam latihan ini akan mengerahkan kekuatan dan kemampuan sesuai dengan kekhususannya. Tujuan diadakannya latihan ini adalah untuk tercapainya tingkat kesiapan mental, fisik serta kemampuan dan keterampilan taktis dan teknis operasi khusus Intai Amfibi (Taifib).

"Selain itu juga untuk tercapainya kualitas kepemimpinan lapangan para komandan satuan dari tingkat tim sampai dengan kompi dalam pelaksanaan tugas operasi," kata Ali.

Sasaran latihan ini adalah terwujudnya peningkatan keterampilan teknis dan taktis sebagai pasukan khusus dalam operasi serta tercapainya kemampuan dan profesionlalisme pasukan Taifib dalam melaksanakan operasi.

Kemudian, terwujudnya pemahaman tentang fungsi Yontaifib Korps Marinir dalam mendukung dan menyelenggarakan operasi serta ercapainya kesiapsiagaan operasional satuan Taifib Korps Marinir.

"Latihan ini bertemakan "Prajurit Korps Marinir Melaksanakan Latihan Fungsi Intai Amfibi di Sabang dan sekitarnya dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit Intai Amfibi Marinir"," jelas Letkol Mar Ali Sumbogo.

Untuk materi latihan yang dilakukan, dari Aspek Kelautan materi yang dilakukan yakni Long Range Nagation, Carst And Recovert dan Pengintaian Pantai. Di Aspek Darat, yang dilakukan materi latihan Infiltrasi, Patroli Pengintaian, Patroli Tempur, Operasi Tikkontu, Intelejen Tempur serta Operasi Serbuan Gedung Dab CQB.

"Dari Aspek Udara, dilakukan Terjun Statik Darat dan Laut, Rubber Duck Operation dan Combat Free Fall serta yang lainnya. Personel yang dilibatkan sekitar 200 orang dan menggunakan sejumlah kendaraan tempur," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...