Berkas Perkara Tambang Ilegal Anak Firmandez Dilimpahkan ke Kejari Aceh Tengah

Banda Aceh, Acehportal.com - Personel Subdit IV Tipidter Dir Reskrimsus Polda Aceh melimpahkan berkas perkara penambangan ilegal yang dilakukan oleh anak dari anggota DPR RI asal Aceh, Firmandez beserta sejumlah tersangka lainnya ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah.

Pelimpahan perkara ini dilakukan Kamis (22/11/2018) kemarin. Hal ini dikatakan Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Erwin Zadma melalui Kasubdit IV Tipidter, Kompol Guntur M Tariq dan Panit Subdit IV Tipidter, AKP Fadhilah Aditya Pratama saat dikonfirmasi Sabtu (24/11/2018).

"Kita serahkan berkas dan para tersangka beserta barang bukti alat berat Kamis sore kemarin," ujar Guntur dan Fadhilah saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Penyerahan berkas perkara ini diterima langsung oleh Kasi Pidum Kejari Aceh Tengah, Dharma Mustika selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU). Para tersangka pun dalam keadaan sehat saat diserahkan ke pihak jaksa. Hal ini pun dibenarkan oleh Dharma Mustika saat dikonfirmasi terpisah.

"Benar, sudah diserahkan dan kita tahap dua-kan Kamis kemarin. Untuk selanjutnya kita akan merampungkan dulu surat dakwaan, dalam waktu dekat setelah surat dakwaan kita rampungkan akan segera kita limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Aceh Tengah untuk kita sidangkan," ungkapnya.

Para tersangka yang diserahkan ke pihak jaksa yakni ES (52), warga Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, DKI Jakarta dan FR (33), warga Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh yang merupakan anak Firmandez serta FY (30), warga Gurungmekar, Kecamatan Kota Bogor Barat, Jawa Barat.

"Dua tersangka lagi yakni AR (36), warga Kecamatan Candisari, Semarang, Jawa Tengah dan NR (32), warga Kecamatan Puncak Wangi, Pati, Jawa Tengah. Barang bukti yang diserahkan berupa 10 unit truk interkuler, 2 unit beko dan 2 unit loder," jelas Kasubdit.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelima tersangka merupakan karyawan PT Nindya Karya yang melakukan penambangan ilegal di kawasan Perairan Sungai Sampe Delem, Gampong Kute Rayang, Kecamatan Linge, Aceh Tengah beberapa waktu lalu.

Mereka ditangkap tim dari Dit Reskrimsus Polda Aceh setelah menerima laporan masyarakat tentang adanya kegiatan penambangan ilegal dan seluruh tersangka serta barang bukti belasan unit alat berat diamankan di Mapolda Aceh untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Penulis:hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...