Cek-cok, Tukang Parkir Nyaris Bunuh Tukang Becak di Seruway

borgol ilustrasi

SERUWAY, ACEHPORTAL.COM  - Seorang tukang parkir berinisial DI alias Uwek (34), warga Gampong Peukan Seruway, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang terpaksa berurusan dengan polisi atas percobaan pembunuhan yang dilakukan terhadap Herman (33), rekannya.

Beruntung, nyawa Herman masih terselamatkan setelah sejumlah masyarakat dan personel Polsek Seruway melerai pertengkaran yang terjadi antara keduanya. Herman hanya mengalami sejumlah luka lecet di bagian tangan dan bahu kirinya.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian melalui Kapolsek Seruway, Ipda M Rizal mengatakan, pertengkaran keduanya disebabkan karena kesalahpahaman yang terjadi Senin (29/10/2018) di Peukan Seruway.

"Tersangka dan korban saling kenal sebenarnya, tetapi terjadi cek-cok kemarin saat bekerja. Korban memarkirkan becaknya di pinggir jalan, tersangka sebagai tukang parkir datang dan marah-marah karena melihat becak korban yang terparkir disitu, menurut tersangka becak itu terparkir di tempat yang salah," ujarnya.

Sembari memarahi dan melontarkan kata-kata kasar kepada Herman, DI juga menendang-nendang becak korban yang kesehariannya digunakan untuk mencari nafkah. Pertengkaran itu pun berlanjut sehingga mereda setelah dilerai oleh sejumlah masyarakat sekitar.

"Ternyata hari ini berlanjut lagi, korban yang tadi pagi sekira pukul 09.00 WIB tengah duduk di sebuah warung didatangi oleh tersangka, tersangka mengajak korban untuk berkelahi, tetapi korban tidak peduli," kata Ipda M Rizal.

Tiba-tiba, DI langsung memukul Herman di dan mengenai bagian bahu kirinya. Akibatnya, keduanya yang tersulut emosi pun bergumul. Keduanya pun kembali terpisah setelah dilerai. Namun, pelaku kembali datang menghampiri korban dengan membawa sebilah pisau besar.

"Melihat hal itu korban yang merasa perlu membela diri kemudian mencari kayu, saat itu pelaku langsung menyayat ban becak korban sehingga bocor. Pelaku kemudian datang dan hendak melukai korban, namun akhirnya dengan sikap diamankan anggota yang sebelumnya menerima laporan warga," jelas Kapolsek.

Korban pun membuat laporan ke Mapolsek atas percobaan pembunuhan yang dialaminya. Laporan itu dilengkapi dengan bukti sejumlah luka lecet yang dialami, termasuk baju kaos yang dikenakan korban yang robek.

"Saat ini masih kita proses, kita amankan pisau yang digunakan pelaku, kartu identitas parkir, termasuk becak dan kaos korban yang rusak. Pelaku bisa dijerat Pasal 340 KUHpidana Subs Pasal 53 jo Pasal 351 KUHPidana Subs UU RI Nomor 12 Tahun 1951," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...