Beraksi di Kuta Alam Dua Penjambret dan Satu Penadah Handphone Diamankan

Beraksi di Kuta Alam Dua Penjambret dan Satu Penadah Handphone Diamankan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM  - Personel Polsek Kuta Alam menangkap dua penjambret yang beraksi di Jalan Pocut Baren, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Mereka ditangkap terpisah Senin (29/10/2018) kemarin, di rumahnya masing-masing yang berada di Kecamatan Jaya Baru dan Pekan Banda setelah polisi melakukan penyelidikan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono mengatakan, tersangka berinisial AS (16) dan MR (17)

"Sementara korban yakni Andy Maulian Saputra (25), Mahasiswa, warga Kecamatan Banda Raya," ujarnya Rabu (31/10/2018).

Kapolsek menjelaskan, kejadian itu berawal saat Andy tengah memarkirkan motornya saat membeli kue. Ternyata, handphone miliknya tertinggal di laci motor.

"Kedua pelaku yang saat itu ada kesempatan langsung mengambil handphone korban dan kabur ke arah Lamdingin. Sempat dikejar namun menghilang, sehingga melapor ke kita," jelasnya.

Saat pengembangan setelah keduanya ditangkap, diketahui handphone itu telah dijual. Keduanya memberikan handphone curian kepada penadah berinisial SA (18) ,warga Kecamatan Jaya Baru, sehingga SA pun ditangkap Selasa (30/10/2018) dinihari.

"Tersangka SA tahu kalau itu handphone curian, mereka ini diduga memang sindikat. Kedua penjambret sebelumnya mengaku sering beraksi di sejumlah kecamatan di kota Banda Aceh," ungkapnya.

SA mengaku, handphone telah dijual kepada seorang warga bernama Fahmi seharga Rp 1,1 juta. Dari penjualan itu, ia mendapatkan keuntungan senilai Rp 100 ribu, sementara sisanya diberikan kepada MR dan AS.

"Handphone kemudian kita ambil kembali sebagai barang bukti dari pembeli bernama Fahmi, ia tidak tahu kalo ini handphone curian sehingga menjadi saksi atas kasus ini," kata Dhiza.

Dari penangkapan ini, polisi menyita satu unit handphone merek Oppo F1S warna emas milik korban dan satu unit motor Honda Vario warna merah putih bernomor polisi BL 6131 AN yang digunakan pelaku untuk beraksi.

"Ketiga tersangka masih diamankan, dua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana sementara penadah dikenakan Pasal 480 KUHPidana, masih kita kembangkan," tambah Kapolsek.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...