Penjual Kulit Harimau di Aceh Selatan Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Kulit harimau yang diperdagangkan di Aceh Besar/hafiz

Banda Aceh, Acehportal.com - Majelis hakim akhirnya memvonis dua tersangka penjual kulit harimau di Aceh Selatan yakni Sarkawi (41) dan Sabarudin (43) dengan pidana selama empat tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair empat bulan kurungan tambahan bila denda uang tidak dibayar.

Informasi ini diketahui melalui Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo saat membagikan data petikan putusan sidang Nomor : 127/Pid.B-LH/2018/PN Tapaktuan, Jumat (19/10/2018) sore.

"Kedua terdakwa selaku penjual kulit harimau Sumatera di Aceh Selatan divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 4 bulan kurungan," ujarnya.

Selama ini, keduanya ditahan di rumah tahanan negara (Tapaktuan). Saat sidang yang dilakukan siang tadi, terdakwa didampingi oleh penasihat hukumnya. Namun dalam persidangan, terdakwa menolak didampingi penasihat hukum dan akan menghadapi perkaranya sendiri di persidangan.

Sarkawi dan Sabarudin bersalah dan dinyatakan terbukti secara sah menjual kulit satwa yang dilindungi. Barang bukti yang ditetapkan yakni selembar kulit harimau Sumatera sepanjang dua meter pun kemudian dikembalikan ke pihak BKSDA Aceh.

Kedua terdakwa melanggar Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara.

Sidang putusan yang dilakukan dipimpin langsung oleh Hakim Ketua, Zulkarnain didampingi Armansyah Siregar dan Muamar Maulis Kadafi yang masing-masing selaku Hakim Anggota yang dibantu Panitera Pengganti PN Tapaktuan, Bulkhaini serta dihadiri Penuntut Umum, Nurhidayat.

Seperti yang pernah diberitakan, Sat Reskrim Polres Aceh Selatan menangkap dua penjual kulit harimau di kawasan Gampong Kapeh, Kecamatan Kluet Selatan, Aceh Selatan. Diperkirakan, kulit harimau Sumatera itu berusia 10 tahun.

Keduanya ditangkap atas informasi masyarakat yang kemudian digerebek dalam sebuah rumah. Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan barang bukti kulit harimau Sumatera sepanjang dua meter. Sementara pemburu, masih dalam penyelidikan saat itu.

"Dari pengakuan tersangka kulit itu diperoleh dari pemburu babi di kawasan Trumon, Aceh Selatan, keduanya akan jual kulit itu seharga Rp 50 juta," ujar Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi.()

Penulis:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...