DPRA Tetapkan Dua Raqan Inisiatif Dewan

DPRA Tetapkan Dua Raqan Inisiatif Dewan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I., M.M. bersama T. Irwan Djohan, ST membuka dan memimpin Rapat Paripurna Khusus Tahun 2018 dengan agenda Penetapan 2(dua) Rancangan Qanun Usul Inisiatif Anggota DPRA Menjadi Rancangan Qanun Inisiatif DPRA yang berlangsung pada hari Senin,  (17/9/2018) di Gedung Utama DPRA.

Hadir dalam Rapat Paripurna Khusus ini para Anggota DPRA, plt. Gubernur Aceh yang diwakilkan Asisten III Setda Aceh, Kamaruddin Andalah dan para unsur Forkopimda lainnya,

Terkait penetapan Rancangan Qanun Aceh Usul Inisiatif Anggota DPRA menjadi rancangan Qanun Aceh Inisiatif DPRA. Dalam hal ini, Usul Inisiatif dimaksud telah disampaikan kepada Pimpinan DPRA dalam bentuk Rancangan Qanun berserta dengan Naskah Akademik.

Selanjutnya Pimpinan DPRA juga telah menyampaikan usul inisiatif tersebut kepada Badan Legislasi DPRA untuk dikaji dan dipertimbangkan, selanjutnya disampaikan kepada Badan Musyawarah DPRA untuk mendapat pertimbangan lebih lanjut sebagaimana disampaikan dalam Rapat Paripurna Khusus ini.

Dalam Rapat Paripurna Khusus ini Para Pengusul diberikan kesempatan untuk menjelaskan usulan nya. Rancangan Qanun Aceh Usul Inisiatif Panitia Khusus DPRA dan Komisi I DPRA tersebut terdiri dari;

  1. Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Ketiga atas Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Tatacara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak Dan Gas Bumi Dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus; sudah ada Draft perubahan serta Pokok Pikiran dan Materi yang akan diatur. (dibacakan oleh Ketua Pansus DPRA Penyiapan Draft Raqan TDBH Migas & Penggunaan Otsus Aceh; Effendi S.T.)
  2. Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanahan; sudah ada Draft beserta Naskah Akademik sebagai syarat untuk dijadikan sebuah rancangan qanun sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (dibacakan oleh Komisi I DPRA ; Drs. H. Jamaluddin T. Muku, M.Si.)

Dengan telah selesainya Pembacaan Rancangan Keputusan DPRA, maka Rapat Paripurna Khusus Tentang Penetapan Rancangan Qanun Aceh Usul Inisiatif Anggota DPRA menjadi Rancangan Qanun Aceh Inisiatif DPRA, maka usai pula rangkaian kegiatan Rapat Paripurna Khusus pada hari ini.

Sebelum menutup Rapat Paripurna Pimpinan DPRA menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada plt. Gubernur Aceh, Tim TAPA dan Para Kepala SKPA, yang serius membahas berbagai program dan kegiatan pembangunan Tahun 2019 akan segera dituangkan dalam KUA-PPAS.

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...