Anggota DPR RI Komisi III M Nasir Djamil Sesalkan Korban Salah Tangkap di Aceh Utara

Anggota DPR RI Komisi III M Nasir Djamil

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Beberapa hari ini, media massa dihebohkan dengan pemberitaan kasus salah tangkap terhadap warga yang di Aceh Utara yang berkaitan dengan ditangkapnya pembunuh Bripka Anumerta Faisal saat berupaya mengungkap penyelundupan sabu di kawasan Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Anggota DPR RI Komisi III asal Aceh, M Nasir Djamil juga menyesalkan dan menyayangkan hal ini. Menurutnya, Kapolda Aceh harus mengambil sikap dengan melakukan penindakan terhadap anggota kepolisian yang melakukan hal tersebut.

"Ini sangat disayangkan dan sangat disesalkan, Kapolda Aceh harus mengusut dan menindak anggota yang melakukan kesalahan dalam penangkapan ini," ujarnya melalui telepon seluler Minggu (2/9/2018) pagi.

Pasalnya, hal ini juga disampaikan atas dasar permintaan masyarakat yang kemarin menyampaikan ini kepadanya. Bahkan, masyarakat meminta Nasir Djamil untuk menyampaikan ini kepada Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam rapat yang akan dilaksanakan pada waktu mendatang.

"Kemarin sejumlah masyarakat menyampaikan hal ini, bahkan diminta untuk disampaikan kepada Kapolri dalam rapat nanti," kata anggota dewan yang membidangi masalah Hukum, HAM dan Keamanan ini.

Soal permintaan maaf, lanjutnya, masyarakat sudah pasti akan memaafkan. Tetapi, permintaan maaf saja dinilai tak cukup karena ditakutkan hal yang sama akan terulang kembali kedepan. Maka, Kapolda Aceh dituntut untuk mengusut lanjut termasuk mengevaluasi kinerja Kapolres Aceh Utara selaku pimpinan kepolisian di wilayah hukum itu.

"Jadi, kita selaku perwakilan rakyat meminta Kapolda menindaklanjuti kasus ini agar tidak mencederai citra Polri kedepan dan bisa menjadi pembelajaran," tambah Nasir Djamil.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRA, Abdullah Saleh ikut melakukan pendampingan hukum terhadap korban salah tangkap melalui mitra kerja pemerintah Aceh, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA). Sejumlah LSM juga ikut angkat suara terhadap kasus ini dan mengecam serta menuntut peninggalan Polri mengambil tindakan tegas.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin juga menyampaikan permintaan maafnya kepada baik secara langsung atau pun melalui media massa. Polisi juga menjamin pengobatan ketiga warga yang salah tangkap. "Semoga pihak keluarga juga bisa menerima permohonan maaf saya," kata Kapolres.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...