Belasan TKI Aceh Terkatung-katung Di Kalimatan

Ist

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Belasan Tenaga Kerja Indonesia yang berasal dari Langsa dan Melaboh terpaksa kabur dari Malaysia dengan cara berjalan kaki selama tiga hari melalui hutan. Mereka kabur lantaran merasa ditipu oleh orang yang memberangkatkan mereka ke Malaysia.

"Orang itu namanya Hengki, nama lengkapnya kami tidak tahu. Dia yang memberangkatkan kami yang menjanjikan kami bekerja di perusahaan Malaysia dan kami percaya. Namun saat tiba, kami berkerja di kebun sawit dengan gaji Rp1 juta per bulan, makanya kami lari," sebut Mustafa via telepon, salah satu TKI yang kabur.

Mustafa menjelaskan, mereka berangkat dengan jumlah sebelah orang pada pada pertengahan bulan lalu. Selama sebulan di Malaysia setelah mendapatkan nasib buruk mereka putuskan untuk kabur, meskipun saat ini mereka terkatung-katung di Desa Entikong, Kabupaten Sangau, Kalimatan Barat.

"Disini kami Alhamdulillah sehat semua, kami di sebuah rumah, ada orang tampung kami, namun kami kehabisan uang. Untuk itu kami berharap ada yang mau pulangkan kami dan berikan solusi," ungkapnya.

Selama kabur melewati hutan, jelas Mustafa, mereka menahan lapar. Mereka hanya minum apapun yang ada dalam hutan. Mereka berangkat dari Malaysia pada Sabtu kemarin.

"Cukup perderitaan yang kami hadapi, kami minta agen yang berangkatkan kami bertangung jawab dan pulangkan kami kembali ke Aceh, saat ini paspor kami masih ditahan oleh pihak perusahaan sana," jelasnya.

Adapun nama-nama TKI tersebut yakni Ibnu Hajar, Rahmat, Amri, Rijal, Maulana, Ikbar Rahmat yahya, Mustapa Ramidin serta Jimidin yang merupakan warga Langsa dan Mutaruzi yang merupakan warga Meulaboh.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...