Tujuh Penyalahguna Sabu di Banda Aceh Diamankan dalam Semalam

Tujuh Penyalahguna Sabu di Banda Aceh Diamankan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh mengamankan tujuh orang penyalahguna sabu di sejumlah lokasi berbeda di kota Banda Aceh. Ketujuh orang ini selaku pemilik, pengedar dan pengguna sabu yang diamankan polisi dalam waktu semalam, Selasa (21/8/2018) malam.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, ketujuh pelaku ditangkap atas informasi masyarakat yang sebelumnya diterima dan dilakukan pengembangan.

"Penangkapan dilakukan Senin malam hingga dinihari (Selasa) di sejumlah lokasi berbeda si wilayah hukum Polresta Banda Aceh," ujarnya saat dikonfirmasi.

Di lokasi pertama, polisi menangkap seorang pelaku yakni IF (42), Wiraswasta, warga Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa. IF ditangkap di rumahnya sekira pukul 19.30 WIB tadi malam. Dari penangkapan ini, diamankan 4 paket kecil sabu.

"IF mengaku paket sabu ini milik ZAL (DPO) yang diketahui warga Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa yang dititipkan kepadanya untuk nantinya dijual," kata mantan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe ini.

Di lokasi kedua, polisi kembali menangkap tiga pelaku di sebuah kamar kost yang ada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Meuraxa. Penangkapan dilakukan sekira pukul 21.30 WIB dan menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,10 gram, alat isap (bong) dan satu motor Honda Beat.

"Ketiganya yakni RM (28), Pegawai Kontrak Dinas Pangan, warga Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, ER (31), Sales Asuransi Ramayana, warga Gampong Mon Mata, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar dan HS (39), Sopir, warga Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh," ungkapnya.

Ketiga pelaku ini ditangkap atas informasi masyarakat saat tengah menggunakan sabu di kamar kost tersebut. HS dan RM mengaku, barang haram ini dibeli dari MS kemarin seharga Rp 160 ribu. Petugas pun kembali melakukan pengembangan untuk menangkap MS.

"Lokasi penangkapan ketiga di Gampong Doy, Ulee Kareng, Selasa dinihari pukul 00.30 WIB. Disini kita amankan MS (24), Swasta, warga setempat dan FL (19), Swasta, warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam," katanya lagi.

Dari penangkapan ini, diamankan tiga paket sabu seberat 0,36 gram, dua unit telepon seluler merek Asus dan Xiaomi serta sebuah motor Yamaha RX King. Keduanya ditangkap atas keterangan HS dan RM sebelumnya. Tersangka MS ini mengaku, sabu yang dimilikinya dibeli dari SU seharga Rp 700 ribu.

"SU (25), Swasta, warga Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala akhirnya juga kita tangkap subuh tadi sekira pukul 05.00 WIB. SU kita tangkap di sebuah rumah Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar," jelasnya.

Dari SU, polisi mengamankan tiga paket sabu seberat 1,52 gram. Ia pun mengakui telah menjual sabu seharga Rp 700 ribu sebelumnya kepada MS. Sabu ini, lanjut Kasat, dibeli SU dari Wak Jon (nama panggilan) yang kini juga masuk dalam daftar pencarian polisi.

"Seluruh tersangka masih kita amankan di Mapolresta Banda Aceh beserta barang buktinya. Ini masih dikembangkan dan mudah-mudahan kita tangkap pemain besarnya," tambah AKP Budi Nasuha Waruwu.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...