Korban Keracunan di As-Salam Islamic Solidarity School (ISS) Bertambah 55 Orang

- Santri yang mengalami keracunan makanan di sekolah As-Salam Islamic Solidarity School (ISS) Jantho, Aceh Besar bertambah/Hafiz

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Jantho - Santri yang mengalami keracunan makanan di sekolah As-Salam Islamic Solidarity School (ISS) Jantho, Aceh Besar bertambah. Diketahui, korban keracunan yang bertambah sebanyak 55 orang.

Hal ini dikatakan Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto melalui Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya, Kamis (2/8/2018) dinihari. "Bertambahnya santri yang keracunan ini diketahui sekira pukul 22.40 WIB tadi, Rabu (1/8/2018) malam," ujarnya.

Saat ini, sebanyak 55 orang yang menunjukkan gejala keracunan seperti mual dan pusing ini akhirnya dilarikan kembali ke Rumah Sakit Umum Satelit Indrapuri, Aceh Besar. "Korban dibawa dengan satu unit ambulans Polres Aceh Besar dan satu unit bus sekolah Jantho Baru. Hingga kini masih ditangani medis," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hampir seratusan santri di As-Salam Islamic Solidarity School (ISS) keracunan saat sarapan pagi, Rabu (1/8/2018). Para santri tersebut menjalani perawatan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Aceh Besar.

Iptu Yoga Panji Prasetya mengatakan, keracunan diketahui sekira pukul 09.20 WIB pagi setelah 73 santri menyantap sarapan. "Seluruh santri yang masih duduk di kelas 1 dan 2 sarapan pagi dengan menu ikan tongkol sekira pukul 07.30 WIB tadi," ujarnya.

Saat Kepala Sekolah Tingkat SMP setempat, Iswanda tengah menyampaikan arahan kepada para santri sekira pukul 09.00 WIB, tiba-tiba para santri mengalami mual dan pingsan. Pihak sekolah pun langsung melarikan para santri ini ke Puskesmas Kota Jantho.

"Saat ditangani medis, dokter yang bertugas bernama Zakia bilang kalau mereka keracunan dan sebagian harus dirujuk ke RS Satelit Indrapuri. Sebanyak 137 santri lain yang juga ikut sarapan juga dibawa ke Puskesmas Kota Jantho untuk diperiksa kesehatannya," kata Yoga.

Sebanyak 73 santri yang tumbang ini, lanjutnya, dibawa menggunakan delapan unit ambulans milik Puskesmas Kota Jantho, Polres Aceh Besar, Yonkav 11 Serbu, LP Kota Jantho, Puskesmas Seulimuem dan Kuta Cot Glie serta ambulans milik ISBI Aceh dan Dinkes Aceh Besar.

"Saat ini seluruh santri masih menjalani perawatan. Kita juga sudah panggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan, yang jelas mereka tetap bertanggung jawab akan hal ini. Untuk barang bukti makanan tadi pagi sudah kita amankan, sebagian dikirim ke Dinkes dan BPOM Aceh Besar untuk diuji laboratorium," jelasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...