Pangdam IM Sholat Ashar Berjamaah di Pondok Pasantren Dayah Ulee Titi

Aceh Besar, acehportal.com – Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH, SIP, MH bersama pejabat Kodam Iskandar Muda dan 3000 warga Pondok Pasantren Dayah Ulee Titi melaksanakan Sholat Ashar berjamah di Pondok Pasantren Dayah Ulee Titi, Siron lamgarot, Aceh Besar, Jumat (27/7/18).

Pangdam IM didampingi Irdam, Danrindam, Aster, Asops, Aslog, Kapendam, Kabintal, Pa Ahli Bid Sosbud, Pa Ahli bid Humaniter, Lo AU, Wakabintal, Kasdim 0101/BS, Wadanyonif R 112/DJ, Wadanden Intel.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Pondok Pasantren Dayah Ulee Titi yang hadir dan melaksanakan shalat Ashar berjamaah.

“Semoga ibadah yang telah kita laksanakan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” harap jenderal bintang dua ini.

Pangdam IM juga berharap, Shalat Ashar yang dilaksanakan dengan berjamaah ini, hendaklah harus dapat membentuk karakter manusia yang Islami dan bersyariat.

“Juga dapat meningkatkan kebersamaan dan mempererat silaturahmi TNI dengan seluruh warga Pondok Pasantren Dayah Ulee Titi, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan. Karena TNI ingin selalu hadir dan dekat dengan rakyat,” ucap Pangdam IM.

Pangdam IM menyebutkan, lembaga pendidikan pasantren atau dayah di Indonesia, termasuk salah satunya pasantren Dayah Ulee Titi telah berjasa. Karena, telah membangun dan melahirkan generasi penerus bangsa yang bermoral, berakhlak mulia, berilmu, kereatif dan mandiri.

“Kami dari jajaran Kodam Iskandar Muda, sangat mendukung semua upaya yang bertujuan membangun karakter masyarakat yang lebih disiplin, taat pada norma dan hukum serta patuh pada ajaran agama,” kata Pangdam IM.

Menurutnya, keberhasilan pasantren  atau dayah  dapat dilihat dari semakin mengakarnya damai yang hakiki dalam kehidupan masyarakat, membuminya syariat Islam dalam semua aspek kehidupan dan semakin kokohnya semangat ke Indonesiaan di tengah masyarakat.

“Pasantren/dayah juga telah memberikan kostribusi yang sangat besar dalam mencetak kader kader ulama yang dapat berperan  aktif dalam penyebaran agama Islam serta mentransfer ilmu pengetahuan. Oleh karenanya keberadaan pasantren  di negeri yang kita cintai ini memiliki peran yang sangat strategis dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” sebut Pangdam IM.

Dalam menghadapi pembangunan ke depan, kata Pangdam, pasantren/dayah memiliki peran besar dalam menjaga kerukunan umat beragama, menyamakan persepsi terhadap adanya perbedaan tafsir terhadap Al-quran, meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat yang berakhlak dan bermoral, serta meningkatkan patriotisme melalui penambahan kurikulum bela negara.

“Saya berharap Pasantren Dayah Ulee Titi ini dapat membentuk para santri yang memiliki karakter manusia yang Islami dan bersyariat. Karena saat ini generasi muda kita banyak yang terlibat pengaruh negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas. Maka dari itu peran serta pasantren/dayah sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang baik dan bisa menjauhi narkoba dan pergaulan bebas,” harap Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM memberikan bantuan Sajadah (ambal panjang) sebanyak tiga gulung, Surat Yasin sebanyak 50 buah dan Mushaf Al-Qur’an sebanyak 10 buah kepada Pondok Pasantren Dayah Ulee Titi.

Komentar

Loading...