Dalam Waktu 5 Jam, 4 Penyalahguna Sabu Ditangkap 

polisi menyita satu paket sabu yang sebagian sudah digunakan seberat 0,45 gram beserta alat isap, satu unit telepon seluler merek Xiaomi dan satu unit sepeda motor Honda Beat milik RA

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh menangkap empat penyalahguna sabu di sejumlah lokasi berbeda di wilayah kota Banda Aceh, Senin (16/7/2018) dinihari.

Keempat pelaku diamankan setelah polisi melakukan pengembangan selama lima jam sejak pukul 02.30 WIB hingga pukul 07.00 WIB tadi.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, Kompol Syafran mengatakan, pelaku yang ditangkap adalah dua orang mahasiswa yakni RAS (22), warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh dan MA (19), warga Kecamatan Suka Jaya, Sabang.

"Dua pelaku lainnya merupakan buruh yakni SF (29) dan AR (23) yang merupakan warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh," ujarnya saat dikonfirmasi.

Kasat menjelaskan, penangkapan ini dilakukan di Halte Transkutaraja kawasan Gampong Punge, Kecamatan Jaya Baru dan di kawasan Gampong Deah Geulumpang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Barang bukti yang diperoleh pun beragam. Dari tersangka RA dan MA, polisi menyita satu paket sabu yang sebagian sudah digunakan seberat 0,45 gram beserta alat isap, satu unit telepon seluler merek Xiaomi dan satu unit sepeda motor Honda Beat milik RA.

Sementara dari tersangka SF, disita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,145 gram dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty miliknya.

"Sedangkan dari tersangka AR kita situ tiga paket sabu dengan berat masing-masing 0,275 gram, 0,100 gram dan 0,210 gram. Selain itu alat isap sabu dan satu motor merek Yamaha Vixion," ungkap Syafran.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya penyalahguna sabu di kawasan Halte Transkutaraja Punge. Dari informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksu dan menangkap RAS di lokasi.

"Tim kemudian bergerak ke rumah tersangka RAS dan menemukan MA di dalam rumah tersebut, barang bukti sabu beserta alat isap pun ditemukan saat penggeledahan," katanya.

Saat diinterogasi, keduanya mengaku barang haram itu diperoleh dari SF. Polisi pun langsung menuju ke lokasi yang dimaksud dan menangkap SF. SF mengaku, sabu itu milik AR yang dititipkan kepadanya.

"Kemudian kita tangkap AR di rumahnya dan menyita barang bukti lain berupa paket sabu dan alat isap. Keempat tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut," tambah Kompol Syafran.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...