Pansus X DPRA Menilai Pembangunan RSU Regional Cut Nyak Dhien Aceh Barat Diindikasikan Merugikan Keuuangan Negara

Abdullah Saleh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Pansus X DPRA Menilai Pembangunan RSU Regional Cut Nyak Dhien Aceh Barat diindikasikan merugikan keuuangan Negara.

Lokasi pembangunan tersebut bertempat di Desa Lapang Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat,  Nilai Kontrak Rp. 27.854.368.000,-(Dua Puluh Tujuh  MilyarDelapan Ratus Lima Puluh Empat Juta Tiga Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah) dan dikerjakan oleh PT. Sarjis Agung Indra Jaya.

Hasil Peninjauan PANSUS DAPIL X DPRA Tahun 2018 bahwa pembangunan RSU Regional Meulaboh ini perencanaannya dari awal tidak tepat terutama mengenai struktur tanah yang merupakan lahan gambut dan bekas TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang sangat tidak layak untuk pembangunan gedung apalagi untuk Rumah Sakit.

Anggaran sebesar 27 milyar lebih telah termasuk untuk penimbunan pondasi ternyata dilapangan belum ada timbunan untuk pondasi, menurut keterangan dari pihak Dinas Kesehatan tidak terlaksana timbunan pondasi tersebut dikarenakan ingin di buat tempat parkir kendaraan atau gudang.

Tim Pansus menilai untuk pembuatan tempat parkir terlalu rendah selop atas dengan selop bawah kurang lebih 1,70 m dikhawatirkan pemanfaatan yang tidak maksimal  dan kalaupun di timbun akan menghabiskan biaya yang  lebih besar karena terlalu tinggi.

“Pembangunan Rumah Sakit ini terkesan hanya menghabiskan anggaran yang sia-sia karena lokasinya yang tidak cocok dan tidak sesuai.” Ujar Abdullah Saleh dalam rapat apripurna di Kantor DPRA.

Atas temuan itu, tim Pansus Dapil X meminta kepada BPK RI Perwakilan Aceh untuk mengaudit dan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyimpangan mulai dari perencanaan awal hingga pelaksanaannya pada Pembangunan Rumah sakit Umum Regional Cut Nyak Dhien Aceh Barat yang diindikasikan  merugikan keuuangan Negara sebelum pembangunan lanjutan dilakukan di tahun 2018.

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...