Ini Enam Penekanan Menhan RI

Banda Aceh, acehportal.com – Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Pur) Ryamizard Ryacudu memberikan pengarahan kepada seluruh perwira TNI Danki Keatas dan seluruh Babinsa jajaran Kodam IM di Balai Teuku Umar, Makodam IM, Banda Aceh, Rabu (4/7/2018).

Setibanya Menhan Jenderal TNI (Pur) Ryamizard Ryacudu berserta rombongan di sambut oleh Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P., M.H., dan para pejabat Kodam Lainnya.

Pada kempatan tersebut Pangdam IM menyampaikan parakata, puji syukur kepada Allah SWT atas ijinnya, kita semua hadir untuk menerima pengarahan Menteri Pertahanan RI.

Atas nama seluruh prajurit TNI di wilayah Aceh, mengucapkan selamat datang Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu beserta rombongan dan kami semua bangga.

“Hari ini merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi kami, para prajurit TNI di wilayah Aceh, karena bapak telah berada bersama kami”.

Lanjut Pangdam, Bapak Menteri Pertahanan RI pada kesempatan ini kami laporkan, dihadapan bapak telah hadir para Prajurit TNI sebanyak 1.027 prajurit TNI, terdiri dari perwira TNI mulai dari Komandan Kompi (Danki) ke atas dan para Babinsa yang ada di wilayah Kodam Iskandar Muda, kami siap menerima pengarahan dari bapak agar kami terus meningkatkan semangat dan motivasi kami dalam menjalankan tugas di Provinsi Aceh.

Mengawali pangarahannya, Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Komandan dan Perwira TNI di wilayah Aceh yang telah hadir dalam pertemuan ini. Pengarahan ini saya pandang sangat penting dan strategis, disamping sebagai wahana untuk menjalin tali silaturahmi sekaligus untuk menyatukan cara pandang kita bersama dalam upaya untuk mewujudkan komitmen bersama dalam membangun dan mewujudkan cita cita nasional Indonesia.

Pada kesempatan ini, ada enam hal Pokok yang ingin saya sampaikan untuk kita ketahui yang saya jadikan sebagai pedoman dasar dalam pembangunan lnfrastruktur Pertahanan negara menuju kekuatan dan postur Pertahanan Negara yang ideal, efektif dan handal didalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang ada.

Pertama adalah Pentingnya terbangun komunikasi yang efektif antara pemimpin dengan anak buahnya guna senantiasa membangun dan memelihara Profil Prajurit yang mencerminkan jati diri sebagai Prajurit sejati yang Loyal yakni sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.

Kedua Strategi Pertahanan Negara menghadapi ancaman yang Nyata dan Realistic. Ketiga penguatan Mindset seluruh komponen bangsa dalam menghadapi perang Cuci Otak.Keempat adalah Perlunya Penanaman Nilai Nilai Kesadaran Bela Negara sebagai fondasi dasar pertahanan yang bersifat perang semesta atau Total Warfare. Kelima terkait Situasi Politik aktual dan keamanan pasca Pilkada serentak dan Persiapan Pemilu Nasional. dan terakir keenam terkait pentingnya peningkatan Profesionalisme Prajurit melalui Latihan. Tutur Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.

Hadir Pejabat utama menteri pertahanan RI, Dirjen Strahan Mayjen TNI M. Nakir, Dirjen Pothan Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M. Si., Kabaranahan Laksda TNI Agus Setiadi, Direnbanghan Ditjen Renhan Marsma TNI Elianto Susetio, S.IP., Karo TU Brigjen TNI Yudhi Chandra Jaya, M.A., Kapuskompublik Brigjen TNI Totok Sugiharto, dan Karoum Marsma TNI Yusuf Jauhari., Analis Biro TU Kolonel Wim Purba, juga hadir Pejabat utama Kodam IM, Kasdam IM Brigjen TNI Acmad Daniel Chardin, S.E., Irdam, Danrindam, Para Asisten Para Kabalak, Para Dansat dan Para prajurit jajaran Kodam IM baik dari Matra Darat, Laut dan Udara.

Komentar

Loading...