Renovasi Bumi Perkemahan Pramuka Seulawah Hamburkan Anggaran Miliaran Dana Otsus

paripurna DPRA

PIDIE, ACEHPORTAL.COM - Renovasi Bumi Perkemahan Pramuka Seulawah Aceh Kegiatan ini dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp. 4.868.300.000,(Empat milyar delapan ratus enam puluh delapan juta tiga ratus ribu rupiah), dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Aceh, item pekerjaan yang dilaksanakan adalah rehap atap, plafon dan pengecatan.

Terkait dengan peninjauan ini Pansus II menyampaikan bahwa pendamping yang ditugaskan tidak membawa dokumen kontrak, dan tidak dapat menjelaskan secara lebih  detail terhadap pekerjaan yang dilakukan.

“ Terkait hal ini, kami Tim Pansus dapil II merasa kecewa dengan kondisi seperti ini, secara kasat mata ada sejumlah permasalahan pada kegiatan ini,” terang Pansus II.

Walaupun ada beberapa kegiatan yang kami amati sudah dilaksanakan, ada hal-hal lain yang perlu kami tanggapi, menurut kami pembangunan di komplek ini dapat kami simpulkan kurang bermanfaat dan tidak memberikan out put dan out come yang jelas, dengan gambaran kondisi di lokasi yang tidak terurus, tidak terawat dan banyak kotoran

Binatang ternak serta banyak material gedung yang hilang, hal lain yang sangat mengherankan adalah dari keterangan pendamping Dispora Aceh menyampaikan tidak ada even yang akan dilaksanakan pada tahun 2018.

Tentu hal ini makin menguatkan indikasi, bahwa program yang dilaksanakan pada tahun 2017 yang lalu tanpa didahului oleh perencanaan yang matang, yang pada akhirnya terasa pembangunan kurang bermanfaat.

“Setelah kami lihat kondisi seperti ini, hendaknya kepada Dispora Aceh harus lebih inovatif dan mengambil inisiatif mencarikan solusi untuk pemanfaatan bumi perkemahan seulawah, yang sudah dibangun dengan dengan dana yang cukup besar baik APBN maupun APBA.” Ujar Abu Bakar.

Selanjutnya Pansus II menyarankan setiap usulan program yang disampaikan oleh Dinas terlebih dahulu di evaluasi oleh Bappeda Aceh, untukmenghindari program yang kurang bermanfaat, yang tidak jelas output dan outcome .

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...