Pangdam IM Ajak Masyarakat Basmi Narkoba

Bireuen, acehportal.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI Hafil Fuddin SH, S.I.P., MH mengajak masyarakat Bireuen, umumnya masyarakat Aceh untuk bersama-sama ikut membasmi atau memberantas peredaran Narkoba.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IM usai membuka Operasi Teritorial (Opster) TNI Tahun 2018 wilayah Kodim 0111/Bireuen di Lapangan Bola Desa Blang Asan Kecamatan Peusangan. Selasa, (3/7/2018).

Menurut Pangdam, di Kabupaten Bireuen masih ada terdapat peredaran narkoba. Selain itu, di Kabupaten Bireuen juga sebagai pelintasan narkoba.

Pangdam mengatakan, dua bulan yang lalu, personel TNI Kodim 0111/Bireuen pernah menemukan ladang ganja seluas 20 hektare di Desa Balee, Kecamatan Peulimbang.

“Untuk itu, dikegiatan Opster TNI ini kita adakan sosialisasi terhadap bahaya narkoba kepada masyarakat khususnya untuk generasi muda,” katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan kepada Aparat keamanan (Polri/TNI), apabila melihat peredaran narkoba. Karena narkoba merupakan ancaman untuk generasi pemuda dan pembangunan bangsa dan negara.

“Narkoba harus segera diberantas dari bumi Aceh agar iman dan masa depan anak cucu kita bisa terselamatkan,” himbau Pangdam IM kepada masyarakat Aceh.

Seperti diketahui, dalam Opster TNI tersebut, ada dua kegiatan yakni, sasaran Non Fisik dan Fisik. Sasaran Non Fisik diantaranya, sosialisasi penerimaan TNI, penyuluhan narkoba, Hukum, wawasan kebangsaan Bhineka Tunggal Ika, pembinaan mental, pertanian dan perkebunan, sunat massal, pengobatan gratis, pemberian bahan kontak serta Cluster  Sapi 5 unit atau pembuatan kandang sapi.

Sementara untuk sasaran Fisik, pengecatan meunasah (7 unit), perbaikan balai pengajian (2 unit) dan rehab sejumlah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) (6 unit) dan Pemugaran Makam Habib Bukak. Untuk peletakan batu pertama pembangunan pemugaran makam Habib Bukak di Jangka, dilakukan langsung oleh Pangdam IM. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai satuan TNI dan Polri serta masyarakat.

Komentar

Loading...