Pansus I DPRA: Peternakan Ayam Petelur Di Aceh Besar Masih Jauh Dari Harapan

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Pengadaan pullet ayam ras petelur hasil akhir fungsional berupa 45.000 ekor pullet dengan nilai kontak Rp. 2.909.250.00,-dan kini telah menghasilkan telur sebanyak kurang lebih 40 ribu butir per hari.

Keberadaan ayam-ayam petelur ini diharapkan menjadi gerbang berakhirnya ketergantungan terhadap pasokan telur-telur dari Sumatra Utara, dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Namun dari hasil pengamatan tim Pansus I hal ini masih jauh dari harapan mengingat syarat yang harus dipenuhi untuk sebuah peternakan ayam diantaranya adalah ketersediaan bahan baku pakan dan tersedianya pabrik olahan pakan, kedua syarat tersebut sebenarnya telah ada dan berjalan beberapa tahun.

Kemudian berhenti akibat manajemen yang  buruk sehingga keberadaan pabrik olahan pakan yang telah mengahabiskan dana APBA milyaran harus menjadi besi tua. Menurut pengamatan tim Pansus bahwa proyek ini tidak layak secara bisnis karena uang masuk sama dengan uang keluar, tenaga kerja yang terserappun hanya 25 orang saja.

Sebenarnya yang diharapkan dari proyek ini adalah agar mayarakat Aceh dapat menjadi peternak ayam petelur sehingga dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Tim Pansus juga menyarankan agar ke depannya setiap DED untuk program serupa harus benar-benar diperhatikan dengan serius dan jangan asal dibuat hanya untuk melengkapi sebuah dokumen proyek saja, sehingga pada akhirnya proyek/program menjadi mubazir.

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...