Ini Rekomendasi Pansus I DPRA Kepada Pemerintah Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Terhadap pengawasan proyek tahun anggaran 2017, Pansus I DPRA mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Aceh.

Adapun rekomendasi tersebut diantaranya;

  1. Tim Pansus meminta kepada Pemerintah Aceh supaya program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan harus sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
  2. Setiap program/kegiatan pembangunan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak tumpang tindih.
  3. Tim Pansus I DP-I mengharapkan kepada Pemerintah Aceh agar rekanan pelaksana kegiatan harus profesional dan bonafit sesuai dengan keahliannya dan pengawasan pekerjaan pembangunan haruslah diawasi dengan ketat.
  4. Pansus I mengharapkan kepada Pemerintah Aceh agar menertipkan pelaksana proyek dimanapun bekerja agar betul-betul memperhatikan kebersihan alat kerja yang mondar-mandir di jalan raya, hal ini untuk keselamatan masyarakat pengguna jalan raya, seperti contoh proyek batu gajah yang diambil dikawasan Krueng Raya.
  5. Pensus I mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa lokasi galian C di kawasan Neuheun Krueng Raya Aceh Besar yang pernah ditertipkan oleh pihak berwenang kini sudah beroperasi kembali, untuk itu Pansus mengharapkan kepada pihak berwajib untuk meninjau kembali lokasi yang terpasang spanduk larangan tersebut.
  6. Pansus I DP-I meminta menertipkan dan mendata kembali pemakaian kendaraan Dinas, dari laporan masyarakat kendaraan Dinas dipakai oleh orang-orang yang tidak berhak.
  7. Pansus I DP-I meminta kepada Gubernur untuk menyelesaikan dan membangun secara tuntas : - Jembatan dan jalan Lampanah Tunong – Makam Chik Ditiro yang lama terbengkalai kami minta kepada Pemerintah Aceh untuk segera ditangani sampai tuntas.
  8. Keberadaan beberapa titik tumpukan sampah dikawasan Aceh Besar sudah sangat mengkhawatirkan.
  9. Pansus I DP-I meminta kepada Gubernur untuk menyelesaikan dan membangun secara tuntas berkaitan dengan pekerjaan pada Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Dr.Zainal Abidin (BLUD RSUZA) Banda Aceh :

- Penambahan empat theater gedung kamar operasi harus menjadi prioritas Pemerintah Aceh dan segala fasilitas pendukung serta diharapkan sudah dapat difungsikan pada tahun 2019 mendatang.

- Pembangunan gedung Onkology menjadi hal wajib yang menjadi perhatian Pemerintah Aceh, agar pembangunan tersebut dapat diselesaikan melalui kontrak multiyear.

- Pembangunan gedung pusat pelayanan terpadu RSUZA perlu dipacu melalui skema pembiayaan KPBU dan provinsi lain untuk menjalankannya, Pemerintah Aceh harus berani mengambil bagian untuk mempercepat pembangunan infrastuktur untuk rakyat Aceh.

- Pemerintah Aceh juga harus memperhatikan pergantian alat-alat medis RSUZA yang sudah usang pasca bantuan dari Pemerintahan Jerman, sehingga diharapkan pelayanan yang cepat, tepat dan bermutu dapat selalu dinikmati oleh rakyat Aceh.

  1. Pansus I DP-I meminta kepada Gubernur Aceh untuk meninjau langsung keberadaan pembangunan SMKN Penerbangan Aceh yang telah banyak menghabiskan dana namun mengecewakan. Pansus memintakan pada Pemerintah Aceh supaya dalam membangun sebuah sarana pendidikan khususnya pendidikan SMK harus dibangun secara baik dan sempurna serta tuntas dalam kurun waktu tertentu.
Editor:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...