Kanda Dideklarasikan di Tugu Nol Kilometer Sabang

Foto: Acehportal.com

Banda Aceh - Komunitas Anti Narkoba Dan Aids (Kanda) dideklarasikan di Tugu Nol Kilometer Sabang, Sabtu (30/6/2018) siang. Acara itu dihadiri oleh Asisten I Wali kota Sabang, Adre Norman dan mendapat dukungan penuh dari BNNK Sabang, Dinkes dan KB Sabang serta DPD KNPI Sabang.

Dalam sambutannya, pemko Sabang yang mengapresiasi langkah yang dilakukan Kanda yang merupakan titik awal dalam mencipakan kepedulian bersama akan bahaya narkoba serta penyebaran penyakit aids di masyarakat.

"Untuk itu kita berharap agar kedepan apa yang akan dilakukan oleh Kanda perlu segera ditindaklanjuti serta perlu mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama provinsi Aceh, mengingat banyaknya generasi muda yang terancam narkoba," ujar asisten menyampaikan harapan Wali kota.

Ketua Umum KANDA, Imran mengatakan, KANDA hanya menginisisasi agar terjalain sinergitas semua pihak melalui deklrasi KANDA ini.

"Sehingga lokasi Nol Kilometer ini sesuai dengan temanya adalah Nol Kilometer cegah Narkoba dan Aids di Indonesia akan menciptakan efek positif bagi provinsi lain, guna menumbuhkan kebersamaan ini dalam sebuah komitmen guna mengatasi persoalan narkoba dan aids seraya berharap aceh yang menerapkan syariat islam harus menjadi model penyelesaian masalah ini," ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, juga dibacakan naskah deklarasi yang diikuti seluruh peserta deklarasi dan dilanjutkan dengan pelepasan merpati serta balon udara sebagai simbol kepedulian akan nasib generasi bangsa Indonesia.

Direncakan, lanjut Imran, KANDA akan membentuk cabang di 23 Kabupaten/kota dan selanjutnya setiap kab/kota akan dikukuhkan Duta Informasi Narkoba dan Aids (Dinda) yang mewakili setiap gampoeng, SMU dan universitas yang ada di setiap kabupaten/kota.

"Masing-masing terdiri dari 2 orang (pemuda dan pemudi) yang bertugas memberi informasi tentang bahaya narkoba dan aids sekaligus membentuk komunikasi yang efektif bagi kalangan remaja dalam upaya preventif akan ancaman bahaya narkoba dan aids di Aceh," katanya.()

Penulis:hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...